Ancaman Amerika Berhasil? Trump Cancel Serangan Kedua ke Venezuela

VIVA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah membatalkan rencana gelombang serangan kedua terhadap Venezuela setelah adanya kerja sama dari negara Amerika Selatan itu. Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social pada Jumat, 9 januari 2026. Dalam unggahannya, Trump mengungkapkan bahwa Venezuela telah membebaskan sejumlah besar tahanan politik sebagai sinyal itikad baik dan upaya mencari perdamaian. Ia menilai langkah tersebut sebagai keputusan penting dan cerdas. Trump juga menyebut hubungan antara Amerika Serikat dan Venezuela kini berjalan positif, terutama dalam kerja sama pembangunan kembali infrastruktur minyak dan gas yang disebut akan dibuat lebih besar, lebih baik, dan lebih modern. Trump menambahkan, berkat kerja sama tersebut, ia memutuskan untuk membatalkan gelombang serangan lanjutan yang sebelumnya diperkirakan akan terjadi. Meski demikian, ia menegaskan seluruh kapal tetap berada di posisi masing-masing demi alasan keamanan dan keselamatan.