Siswa Keroyok Guru Kini Adu Argumen, Saling Bongkar Aib
VIVA - Pasca viral pengeroyokan yang dilakukan sejumlah pelajar SMK Negeri 3 Berbak, Jambi, terhadap seorang guru di lingkungan sekolah, kini memasuki babak baru dan kian memanas. Siswa dan guru yang terlibat dalam perseteruan ini mengklaim sama-sama menjadi korban. Menurut guru bernama Agus Saputra, pengeroyokan ini berawal dari adanya dugaan perkataan tak pantas yang dilontarkan salah seorang siswa saat ia melintas di depan kelas. Karena tersinggung sang guru langsung masuk ke dalam kelas dan menampar siswa tersebut hingga terjadinya keributan dan aksi pengeroyokan. Agus juga mengambil dua bilah sabit dari salah satu ruangan sekolah dan mengejar siswanya dan berdalih hanya untuk membuat takut. Sementara, salah seorang siswa bernama Muhammad Lutfi menjelaskan bahwa sebelum terjadi pengeroyokan itu ia mengaku ditampar dan ditinju pada bagian hidung oleh guru tersebut.