Iran Ancam Serang Kantor Google Hingga Apple

VIVA - Korps Garda Revolusi Islam Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), mengeluarkan peringatan keras dengan menyebut perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat berpotensi menjadi sasaran serangan. Dalam pernyataannya, IRGC menyinggung sejumlah raksasa teknologi seperti Google, Meta, hingga Apple. Mereka menyatakan sekitar 18 perusahaan teknologi Amerika Serikat bisa menjadi target apabila terjadi kembali pembunuhan terhadap pemimpin Iran. IRGC bahkan mengeluarkan ancaman waktu tertentu, dengan memperingatkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut harus bersiap menghadapi serangan balasan jika situasi terus bereskalasi. Pihaknya juga mengimbau karyawan untuk menjauhi kantor dan meminta warga di sekitar lokasi perusahaan agar menjaga jarak demi keselamatan. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kemungkinan peningkatan operasi militer bersama Israel terhadap Iran, termasuk penambahan pasukan di kawasan Timur Tengah.