Trump Klaim Iran Siap Hentikan Nuklir
VIVA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa perundingan lanjutan antara Washington dan Iran berpotensi digelar dalam waktu dekat, bahkan bisa terjadi akhir pekan ini. Ia juga menilai bahwa perpanjangan gencatan antara kedua pihak belum tentu diperlukan. Trump mengungkapkan optimisme terhadap jalannya negosiasi. Menurutnya, Iran telah menyatakan tidak akan mengembangkan senjata nuklir. Ia juga menyinggung adanya kesediaan dari pihak Teheran untuk menyerahkan uranium yang telah diperkaya, yang sebelumnya diduga tersimpan di bawah tanah pasca serangan udara gabungan AS dan Israel tahun lalu. Ia menilai penyelesaian isu nuklir Iran kini sudah semakin mendekati titik akhir. Klaim Trump soal kesediaan Iran untuk menghentikan program senjata nuklirnya tadi menimbulkan banyak pertanyaan. Sebab, dalam negosiasi perdamaian pertama dengan AS di Islamabad, Pakistan, pada 11 Maret 2026 lalu, Iran dikabarkan tidak menyetujui penghentian program nuklirnya. Inilah yang membuat negosiasi perdamaian AS dan Iran kala itu gagal total.