China Penuh Waspada, Jepang Buka Keran Expor Senjata

VIVA - Pemerintah China menyampaikan kekhawatiran atas keputusan Jepang yang melonggarkan aturan ekspor perlengkapan pertahanan ke negara mitra. Beijing menilai kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko dan tidak sejalan dengan komitmen damai yang selama ini diklaim Tokyo. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing pada Selasa, 21 April 2026, menyebut langkah Jepang di sektor militer dan keamanan bertentangan dengan prinsip “berorientasi pada pertahanan semata” yang selama ini mereka pegang. Sehari sebelumnya, pemerintah Jepang mengumumkan revisi aturan ekspor alat pertahanan yang memungkinkan penjualan persenjataan ke luar negeri. Kebijakan ini bertujuan memperkuat industri pertahanan domestik sekaligus memperluas kerja sama dengan negara-negara mitra.