Masa Kecil dan Cara Kita Mencintai

Illustrasi penerimaan diri
Sumber :
  • vstory

VIVA – “Selamat Hari Keluarga! Hadir dari keluarga dengan orang tua yang hubungannya tidak baik-baik saja, punya bermacam suka duka. Dari orang tua yang sering berbeda pendapat, aku pernah takut menjadi tertambat. Sangsi atas arti kata selamanya, sangsi atas komitmen-komitmen dan romansa.” Sebut saja Ola (nama samaran).

img_title Beckham Putra Dibully di GBK, Cerita Masa Kecilnya Diungkap Sang Ayah yang Bikin Haru!

Dari orang tua yang sering berbeda pendapat, Ola menyadari bahwa realita tidak seindah yang diduga-duga. Cinta ternyata tidak bisa mengatasi segalanya, masalah akan selalu mengikuti ke manapun kaki melangkah. ia makin mengerti bahwa manusia tidak sempurna dan berhenti menyakiti diri sendiri adalah salah satu cara bersyukur dalam hidup yang fana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari kale.id, ternyata dalam mencintai ini sangat erat kaitannya dengan masa kecil kita dan bagai mana cara kita mencintai seseorang. Banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa dia selalu mendapatkan hubungan yang toxic, kenapa dia selalu kecantol sama tipe yang itu-itu saja, kenapa hubungannya selalu banyak drama atau kenapa dia selalu tidak percaya diri. Jawabannya ternyata berkaitan dengan masa kecil kita, sebelum kita bisa berbicara.

img_title Dibalik Kilau Artis Wafda Saifan Ungkap Masa Sulitnya, Pernah Makan Snack Bersemut karena Lapar

Kenapa kita terjebak dalam hubungan yang tidak sehat (toxic) ?

Kenapa kita mau-maunya berusaha mengubah seseorang yang sudah jelas tidak mau berubah?

img_title Terpopuler: Tanda Seseorang Diam-diam Cinta, Tips Orangtua Batasi Media Sosial Anak

Pertanyaan-pertanyaan ini bisa dijawab dengan menelusuri masa kecil kita. Seorang bayi tentu saja akan bergantung pada orangtuanya atau siapapun yang mengasuhnya, ini membentuk interaksi yang intim dan instingtif.

Hal ini terbawa hingga dewasa dan mempengaruhi hubungan kita dengan oranglain terutama hubungan romansa atau cinta.

Analogi Anak Itik (Ducklings)

Seorang bayi akan menerima dan menyimpan setiap emosi yang ia rasakan. Ketika kasih sayang dan rasa amannya terpenuhi, ia akan tumbuh dewasa dengan pola kedekatan yang secure (aman).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sebaliknya ketika kasih sayang dan rasa aman yang ia butuhkan tidak terpenuhi atau diabaikan, maka ia akan menyimpan segala emosi negatif di alam bawah sadarnya dan tumbuh menjadi seseorang yang memiliki rasa cemas atau rasa takut yang mengganggu hubungannya kelak.

Merasa Kurang (Insecure)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut