Meningkatkan Pola Hidup Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Penanaman tanaman hidroponik
Penanaman tanaman hidroponik
Sumber :
  • vstory

VIVA – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kegiatan PMM (Pengabdian Kepada Masarakat Oleh Mahasiswa) kegiatan ini di buat sebagai pengganti KKN (Kuliah Kerja Nyata) selama masa pandemi Covid-19.

Perbedaan PMM dan KKN yaitu PMM bebas melaksanakan kegiatannya dikampung halaman masing-masing, dan setiap kelompok maksimal terdiri dari 5 anggota, 1 DPL (Dosen Pembimbing Lapangan). Kami Kelompok 19 Gelombang 8 beranggotakan Rifka Khairiyah, Recka Serelita Rentiana, Noer Aini Mila Safitri Devi, Rizqa Kamila, Safira Amaliyah Riska dengan Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Maharani Putri Kumalasani, M.Pd.

Lokasi yang kami gunakan untuk melaksanakan kegiatan PMM berada di Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura. Adanya kegiatan ini diharapkan agar mahasiswa bisa membuat perubahan yang positif melalui pengetahuan, inovasi, dan kreatifitas yang dimiliki oleh mahasiswa kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19 yang sedang kita alami saat ini .

Program kerja yang dilakukan oleh PMM Bhaktiku Negeri Kelompok 19 Gelombang 8 bertujuan untuk meningkatkan imunitas dan pola hidup sehat masyarakat di tengah pandemi Covid-19, sama seperti dengan judul yang kami ambil. Program kerja yang dilakukan seperti penempelan poster edukasi dan penanaman tanaman hidroponik.

 Kegiatan dilakukan adalah penempelan poster edukasi, isi dari poster tersebut mengenai bagaimana cara mencegah penularan covid-19 serta bagaimana cara cuci tangan yang benar agar kuman yang berada di tangan kita mati.

Poster edukasi ditempelkan di tempat-tempat umum seperti Kantor Desa Batukerbuy, Masjid, Mushola, TPQ, dan Sekolah Dasar. Tujuan dari penempelan poster edukasi ini agar poster dapat dibaca oleh masyarakat, sehingga diharapkan bisa diterapkan oleh masyarakat serta menerapkan pola hidup sehat agar tidak mudah terpapar Covid-19

Selanjutnya, ada penanaman tanaman hidroponik yang dilakukan bersama anak-anak setempat. Selama masa pandemi anak-anak terlalu sibuk dengan gadget yang dimilikinya ataupun milik orang tuanya dikarenakan ada alasan yaitu kegiatan belajar dan mengajar dilakukan dengan sistem daring dan menjadikan anak-anak kecanduan yang berdampak kurangnya aktifitas yang dilakukan.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.