Merdeka Belajar dan Tantangan Dunia Pendidikan Pasca Pandemi

Manfaat program Merdeka Belajar dirasakan oleh pendidik dan tenaga kependidikan.
Manfaat program Merdeka Belajar dirasakan oleh pendidik dan tenaga kependidikan.
Sumber :
  • vstory

VIVA – Dampak penyebaran Covid-19 memang dahsyat. Berbagai sektor terkena imbas pandemi, termasuk pendidikan. Berbagai upaya telah dilakukan agar penyebaran virus tidak merambah ke lingkungan sekolah atau kampus perguruan tinggi.

Pelaksanaan pembelajaran yang lazim dilakukan dengan tatap muka, akhirnya berubah menjadi pembelajaran daring. Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh menjadi pilihan yang tepat agar penyebaran virus tidak semakin meluas.

Banyak program yang dilaksanakan Kemendikbudirstek sepanjang 2020, di antaranya adalah dilaksanakannya program Merdeka Belajar. Berbagai program tersebut menuai banyak pujian karena terasa manfaatnya, khususnya bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

Sejak awal 2020, Kemendikbudristek berhasil melaksanakan program Merdeka Belajar episode pertama hingga keenam. Pada Merdeka Belajar episode pertama, misalnya, Kemendikbudristek menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan. Di antaranya menghapus Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), mengganti Ujian Nasional (UN), penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan mengatur kembali Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Manfaat program Merdeka Belajar dirasakan oleh pendidik dan tenaga kependidikan. Tri Worosetyaningsih, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pakem, Jawa Tengah, mengatakan, sebelum adanya penyederhanaan RPP dan penggantian UN, guru terbebani oleh banyaknya administrasi pembelajaran sehingga guru hanya fokus kepada pengetahuan kognitifnya, sementara siswa kurang mendapat perhatian, khususnya dalam proses pembelajaran.

Tri menambahkan, dampak positif setelah adanya penyederhanaan RPP dan penghapusan atau penggantian UN, para guru tidak terbebani dengan administrasi yang begitu banyak. Mereka juga bisa menuangkan ide-ide kreatif dan inovatifnya dalam pembelajaran. Siswa pun bisa belajar dengan senang dan merdeka.

Dalam program Merdeka Belajar, Kemendikbudristek melakukan penyesuaian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di mana penyalurannya langsung ke rekening sekolah. Kepala Sekolah dan orang tua tidak perlu khawatir sekolahnya tidak punya biaya operasional, terutama saat pandemi melanda negeri ini.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.