Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Indonesia

illustrasi foto dari tagar.id
illustrasi foto dari tagar.id
Sumber :
  • vstory

VIVA – Problematika ketenagakerjaan dan pengangguran hingga saat ini masih menjadi perhatian utama di Indonesia. Hal ini lantaran ketidakmampuan Pemerintah dalam memanfaatkan dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan dari permasalahan tersebut dengan baik.

Sudah semestinya, bahwa Pemerintah dapat berupaya untuk memanfaatkan kelebihan tenaga kerja yang ada, sehingga tidak akan menimbulkan permasalahan bahkan dapat memberi dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi.

Sebaliknya, jika Pemerintah tidak mampu memanfaatkan kelebihan tenaga kerja yang ada, maka akan menimbulkan dampak negatif yaitu menghambat pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Melihat dari sudut pandang positif tenaga kerja merupakan salah satu sumber daya yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Konsekuensi dari kurangnya lapangan pekerjaan yang disediakan Pemerintah yaitu tenaga kerja yang ada tidak terserap secara penuh dan menimbulkan pengangguran.

Pengangguran merupakan suatu penyebutan yang diberikan kepada orang yang tidak bekerja sama sekali atau orang yang sedang mencari pekerjaan. Pengangguran juga sering diartikan seperti sebuah situasi ketika seseorang tidak memiliki pekerjaan. Pengangguran merupakan golongan dari angkatan kerja yang belum menjalankan kegiatan yang dapat menghasilkan uang.

Pengangguran menjadi penghambat dan beban dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pengangguran juga digunakan sebagai salah satu indeks pasar tenaga kerja yang ada.

Rendahnya angka pengangguran disebut sebagai suatu prestasi dalam suatu negara, begitu juga sebaliknya. Namun pada hakikatnya belum menggambarkan masalah ketenagakerjaan yang sebenarnya.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.