Permintaan Maaf Setengah Hati

sumber : Tempo
sumber : Tempo
Sumber :
  • vstory

VIVA – Pemerintah Belanda melalui Perdana Menteri Mark Rutte resmi meminta maaf atas kekerasan ekstrem tentara Belanda pada tahun 1945-1950 di Indonesia.

Meskipun sejarawan membantah bahwa Indonesia dijajah selama 350 tahun, namun perhitungan sejumlah sejarawan menegaskan bahwa Belanda menjajah Indonesia selama 142 tahun, yaitu sejak VOC dibubarkan dan pemerintah Hindia Belanda resmi berkuasa di Nusantara tahun 1800.

Permintaan maaf itu dilakukan menyusul hasil penelitian sejarah yang menelan biaya 4,1 juta Euro.

Sebelumnya, Raja Belanda Wilem Alexander juga sudah meminta maaf atas kekerasan di tahun 1945-1950  pada tahun 2020 ketika berkunjung di Indonesia.

Mengapa pemerintah Belanda tidak meminta maaf atas penjajahan mereka terhadap rakyat Indonesia selama masa mereka berkuasa dan hanya minta maaf atas kekerasan ekstrem tahun 1945-1950?  Negara kita sudah kenyang atas kekejaman Belanda  selama beratus-ratus tahun.

Negara kincir angin itu datang dan menjajah Indonesia dengan jalan pertumpahan darah jauh sebelum kurun waktu 1945-1950.

Berapa banyak darah dan nyawa rakyat Indonesia yang tumpah selama kurun waktu kolonialisme secara garis besar dapat dilihat pada perang-perang yang dilakukan oleh Belanda dalam rangka marampas wilayah-wilayah Indonesia.  

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.