Sketsa Ramadhan: Geger Tsamara Amany

Tsamara Amany dan Ismail Fajrie Alatas
Sumber :
  • vstory

Pada pemilu legislatif 2019, Tsamara yang mewakili dapil Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri) mendulang suara cukup signifikan sebanyak 103 ribu suara, hanya kalah dari politisi kawakan Hidayat Nur Wahid yang meraup 248 ribu suara. Namun dengan ambang batas parlemen sebesar empat persen—sementara suara PSI belum berhasil tembus dua persen—membuat Tsamara gagal melenggang ke Senayan.

img_title Jokowi Jadi Magnet PSI, Target Tiga Besar Dibidik untuk Pemilu 2029

Prestasi individualnya sebagai mahasiswi tak mengecewakan. Dia lulus kuliah dalam 3,5 tahun, lulus dengan predikat magna cum laude dengan IPK 3,86, dan diwisuda pada April 2018. Persis dua tahun kemudian, dia mengumumkan diterima di New York University untuk studi pascasarjana di bidang Kebijakan Publik dan Kajian Media ( Public Policy & Media Studies)) melalui beasiswa Fulbright.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai di sini, seharusnya tanda-tanda Tsamara akan mundur dari dunia politik sudah mulai terbaca. Dengan suami yang tinggal dan mengajar di NYC, serta program studi magister yang dijalaninya di kota yang sama, pilihan paling logis bagi Tsamara sebagai seorang istri dan mahasiswi pascasarjana untuk mencurahkan seluruh fokus, energi dan stamina dirinya pada fase kehidupan barunya di NYC.

img_title Ahmad Ali Ungkap Perjalanan Politiknya: Dulu Dukung Anies, Kini Berkiprah di PSI

Masyarakat yang berciri High Trust Society mampu memahami pilihan seorang perempuan secerdas Tsamara, yang juga akan dilakukan perempuan mana pun dengan kondisi serupa. Tsamara bukan seorang lajang, dia memiliki suami. Sudah barang tentu mereka punya komitmen dan kesepakatan-kesepakatan yang tak perlu mereka ungkap kepada publik karena mereka bukan perusahaan terbuka (Tbk). Hidup mereka adalah privasi mereka. Justru (sebagian) publik—yang terus saja nyinyir--harus belajar menghormati pilihan pasangan intelektual ini tersebab mereka adalah aset bangsa yang potensial.

Jika saya boleh berpesan kepada Tsamara dan Profesor Aji, lanjutkan hidup kalian. Jangan ragu putuskan hubungan--untuk sementara--dari dunia sosial. Disconnected. Fokuskan waktu dan sibukkan diri mengisi ibadah Ramadhan dan merayakan hari kemenangan 1 Syawal yang sudah tercium wanginya di depan mata.

img_title Jokowi Didesak Masuk Pengurus DPP PSI, Kader Bogor Sampai Bertanya Kapan Gabung

Don’t make stupid people famous. Tsamara tak perlu melayangkan somasi dan aneka aduan atas segala macam fitnah dari akun-akun siluman dan antah berantah karena hanya akan habiskan energi dan menari mengikuti tabuhan gendang para ignoran.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut