Menelaah Gerakan Feminisme

Ilustrasi Feminisme
Sumber :
  • vstory

VIVA – Perempuan, Feminisme, dan Kesetaraan adalah tiga komponen umum yang saling terikat satu sama lain. Wanita dengan feminisme, maupun feminisme dan kesetaraan.

img_title Makin Tua Makin Bahagia, 5 Hal yang Baru Disadari Perempuan Setelah Menginjak Usia 40

Tiga komponen inilah yang menjadi cikal bakal substansi adanya pergerakan perempuan yang dinamakan Feminisme atas dasar kesetaraan gender. Apa itu Feminisme?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Feminisme adalah sebuah gerakan wanita yang didasari oleh keinginan dan hak-hak yang setara dengan laki-laki. Gerakan itu berawal pada abad ke-18 dan setelah itu di abad ke-20 gerakan ini berkembang pesat seiring penyuaraan persamaan hak perempuan dalam hak politik.

img_title 9 Perempuan Dibawa KKB di Mimika, TNI Bergerak Cari hingga ke Pelosok Papua

Gerakan tersebut akhirnya melahirkan equal pay right pada tahun 1963, di mana perempuan mendapatkan pekerjaan dan gaji yang setara dengan laki-laki. Dan selanjutnya pada tahun 1964, Equal Pay Act akhirnya muncul dan membuat perempuan mempunyai hak pilih secara utuh dan di dalam segala bidang.

Namun, banyak pro dan kontra dengan adanya gerakan Feminisme di masyarakat ini. Kelompok yang pro beranggapan jika gerakan Feminisme ini adalah gerakan yang didasari atas keresahan perempuan di seluruh dunia. Perempuan hanya meminta hak-hak mereka dan tidak dipandang sebelah mata. Perempuan hanya ingin hidup dengan damai tanpa adanya sebuah kesenjangan di dalam masyarakat.

img_title Perempuan Rentan Kelelahan Fisik dan Mental, Aktivitas Ini Bisa Bantu Kelola Stres

Kelompok yang kontra dengan gerakan Feminisme ini didominasi oleh mereka yang menganut budaya Patriarki atau laki-laki di atas perempuan. Mereka kelompok kontra, berpendapat jika gerakan Feminisme adalah gerakan yang separatis yang memberontak dari esensi perempuan.

Dari sini muncul berbagai perdebatan-perdebatan di dalam masyarakat mengenai Feminisme dan kesetaraaan tersebut. Kelompok pro beranggapan jika kelompok kontra keliru dengan esensi dari gerakan Feminisme tersebut.

Beberapa kekeliruan terbesar mengenai Feminisme di antaranya :

1.     Feminis membenci laki-laki.

Kekeliruan pertama adalah Feminisme membenci laki-laki, sudah jelas dari pengertian di atas Feminisme adalah gerakan yang berusaha memperjuangkan kesetaraan gender di dalam berbagai bidang. Tidak ada ideologi dan narasi yang menyatakan bahwa feminis membenci laki-laki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2.     Feminis hanya membantu wanita.

Aliran selanjutnya bukan bertujuan untuk wanita, namun laki-laki juga untuk mengakhiri standar diantara keduanya. Feminisme adalah gerakan yang bertujuan untuk merubah praktik seksis, norma-norma seksual dan peran gender.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut