Gay dan Lesbian dalam Perspektif Hukum Islam

Ilustrasi Gambar Hukum Islam
Sumber :
  • vstory

VIVA – Belakangan ini banyak muncul berita tentang Gay dan Lesbian di berbagai media sosial. Apa sebenarnya Gay dan Lesbian itu? Gay merupakan sebutan bagi  seorang laki-laki yang menyukai sesama laki-laki.

img_title Siapkan RUU, MUI Usul Istilah LGBT Diganti LGSP

Sedangkan Lesbian merupakan suatu orientasi seks yang mana perempuan menyukai sesama jenis perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gay dan Lesbian merupakan golongan yang mana masalah kejiwaan mereka seperti yang telah  disampaikan oleh mantan Menteri Kesehatan RI Ibu Nila Djuwita Moeloek.

img_title Muncul Gerakan Unfollow Massal dari Seluruh Dunia Usai Liverpool Promosikan Parade LGBT+

"Dari sisi kesehatan, Gay dan Lesbian itu merupakan masalah kejiwaan. Berbeda dengan gangguan kejiwaan, kalau gangguan kejiwaan mereka yang tergabung di dalamnya tidak dapat berinteraksi".

Gay dan Lesbian dilarang keras di Indonesia karena hal seperti itu tidak sesuai dan sangat menyimpang dari ajaran agama manapun. Lantas, apakah latarbelakang seseorang yang menyebabkan dirinya memiliki penyimpangan perilaku dalam orientasi seks tersebut?

img_title MUI: LGBT Merendahkan Martabat Manusia

Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Gay dan Lesbian

1. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan biasanya memicu terjadinya Gay dan Lesbian misalkan karena kesalahan dalam pergaulan. Dalam pertemanan, sudah selayaknya kita "memilih" teman yang mempunyai perilaku yang baik. Ketika seseorang berteman dengan orang yang termasuk Gay dan Lesbian, ada kecenderungan dia akan mengikuti  anggota Gay dan Lesbian disebabkan faktor pengaruh teman.

Jadi, lingkungan dan kebiasaan merupakan faktor pemicu paling besar terjadinya Gay dan Lesbian di Indonesia. Adapun pengaruh budaya barat yang masuk ke Indonesia juga bisa menyebabkan penyimpangan perilaku ini terjadi.

2. Faktor keluarga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila ada seorang anak yang mengalami kekerasan di lingkungan keluarganya, ini bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan dia berbuat Gay dan Lesbian. Seperti contohnya, seorang anak perempuan yang mendapatkan perlakukan kasar dari ayah atau saudara laki-lakinya akan berpikiran untuk membenci lawan jenisnya. Alhasil, dia lebih memilih untuk hidup sebagai Gay dan Lesbian karena pengalaman hidup yang tidak mengenakkan.

Oleh karena itulah, peranan di dalam keluarga sangatlah penting. Kehangatan dan keharmonisan keluarga akan membuat anak untuk tumbuh normal dan wajar. Selain itu, jika kedua orang tua memberikan pendidikan agama dan moral yang baik, hal ini akan membentengi seseorang untuk menyimpang menjadi Gay dan Lesbian.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut