Pentingnya Penggunaan Aplikasi Asmaul Husna untuk Guru dan Siswa

Apliaski Asmaul Husna Play Store
Sumber :
  • vstory

VIVA – Pembelajaran daring masih terus berlaku di Indonesia sejak Covid-19 tahun 2020 merebak. Meskipun sekolah-sekolah sudah banyak yang menerapkan model hybrid, namun WHO belum secara resmi menyatakan bahwa pandemi sudah berakhir. Pembelajaran model daring ini menuntut penguasaan teknologi oleh para guru untuk memperlancar proses belajar belajar mengajar saat ini. 

Usulan Legislator PDIP Untuk 4 Ribu Guru Honorer di Jakarta yang Terancam Dipecat

Pembelajaran berbasis teknologi adalah ciri pembelajaran abad 21. Para ahli memberikan rekomendasi untuk lebih mengembangkan model pembelajaran ini. Posisi penggunaan media dalam pembelajaran dapat dilihat pada bagan yang dikembangkan oleh Dale (1964).

Menurut Dale dalam dalam proses belajar mengajar penggunaan media pembelajaran seringkali menggunakan prinsip kerucut pengalaman yang membutuhkan media visual non visual. Dari gambar, terlihat bahwa penggunaan seluruh indra akan memaksimalkan penyerapan materi pengajaran. 

Heru Budi Rekomendasikan 4.000 Guru Honorer Dapat Dapodik

Azhar Arsyad (2011), bahwa fungsi utama yang bisa didapatkan dengan penggunaan media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.

Dari definisi ini, dapat ditarik satu kesimpulan bahwa penggunaan teknologi dalam media pembelajaran menciptakan suatu kondisi belajar yang efektif dan efisien turut dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam kelas. 

Heru Budi Bicara Nasib 4.000 Guru Honorer yang Terancam Diberhentikan

Salah satu media pembelajaran yang dapat dipakai oleh guru PAI untuk mengajarkan materi asmaul husna di kelas dua Sekolah Dasar adalah menggunakan aplikasi Asmaul husna. Aplikasi ini tersedia di Play Store dan bisa diunduh oleh para guru PAI untuk lebih mengajarkan materi asmaul husna dengan lebih interaktif dan menarik serta lebih memudahkan pemahaman siswa. Fitur yang ada pada aplikasi ini ada tiga yaitu fitur satu nama-nama asmaul husna yang 99 nama Allah, yang kedua quiz asmaul husna dan yang ketiga adalah cek validitas jawaban.

Menu nama-nama asamaul husna ini bisa dipakai guru untuk memperkenalkan 99 asmaul husna dengan menyuruh siswa melihat dan mempraktikkan secara bergantian berulang-ulang dengan model repeating ini asmaul husna ini akan gampang diingat dengan mudah oleh siswa. 

Yang kedua setelah itu kemudian masuk ke menu antarface dua yaitu quiz asmaul husna. Di bagian ini siswa akan diajak secara interaktif untuk mempraktikkan apa yang sudah dihafal pada sesi satu dan apabila mereka salah menjawab, maka akan muncul jawaban peringatan bahwa jawaban mereka salah sehingga harus diperbaiki. 

Ketiga fitur di atas, terkesan sederhana namun membuat pembelajaran jadi menarik dan tidak membosankan. Siswa dan guru akan terlibat aktif dalam pembelajaran dan akan menghindari pelajaran satu arah yang didominasi oleh guru. Diharapkan, aplikasi asmaul husna ini meningkatkan pemahaman siswa kelas dua SD terhadap pemahaman materi asmaul husna.

Dok. Humas DPRD DKI Jakarta

Soal Ribuan Guru Honorer di Jakarta Diberhentikan, Nasdem Sebut Dunia Pendidikan Jadi Kambing Hitam

Politikus Nasdem tak bisa menerima alasan dari Dinas Pendidikan yang mengatakan penataan guru honorer merupakan efisiensi.

img_title
VIVA.co.id
23 Juli 2024
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.