Sepeda adalah Kematian Perlahan Planet Ini

Ilustrasi sepeda
Sumber :
  • vstory

VIVA - Seorang bankir membuat para ekonom berpikir seperti ini ketika dia berkata: Pengendara sepeda adalah bencana bagi perekonomian negara: dia tidak membeli mobil dan tidak meminjam uang untuk membeli.

img_title Jalur Sepeda di Jakarta Bakal Dihilangkan? Begini Kata Pramono

Dia tidak membayar polis asuransi. Tidak membeli bahan bakar, tidak membayar untuk servis mobil, dan tidak perlu perbaikan. Dia tidak menggunakan parkir berbayar. Tidak menyebabkan kecelakaan besar. Tidak perlu jalan raya multi-jalur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia tidak menjadi gemuk. Orang sehat tidak diperlukan atau berguna bagi perekonomian.

img_title Purbaya Jamin Pengalihan Status Guru PPPK Jadi Pegawai Pemerintah Pusat Tak Ganggu Fiskal

Mereka tidak membeli obat. Mereka tidak pergi ke rumah sakit atau dokter. Mereka tidak menambahkan apa pun ke PDB negara.

Sebaliknya, setiap toko McDonald's baru menciptakan setidaknya 30 pekerjaan—sebenarnya, 10 ahli jantung, 10 dokter gigi, 10 ahli diet dan ahli gizi—jelas serta orang-orang yang bekerja di toko itu sendiri.

img_title Lebih Rendah dari 2026, Prabowo Patok Target Defisit APBN 2027 Sebesar 2,4 Persen

Pilih dengan bijak: sepeda atau McDonald's? Ini adalah sesuatu untuk dipikirkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapitalis menguntungkan masyarakat

Dengan terciptanya peluang bekerja, perputaran ekonomi secara fundamental tadi dijelaskan secara satire (sindiran) bagaimana pola pikir perbankan mendorong pertumbuhan GDP, dan kemakmuran Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

Strategi Pemerintah Capai Ekonomi 6 Persen, Airlangga: Investasi Tumbuh Lebih Cepat dari PDB

Airlangga mendorong pertumbuhan investasi lebih cepat dibandingkan pertumbuhan PDB, sebagai salah satu strategi mengejar pertumbuhan ekonomi 6 persen hingga akhir 2026.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut