Implementasi Kurikulum Merdeka Itu Untuk Siapa?

Ilustrasi Pendidikan oleh Bu Guru Laeli Royani
Sumber :
  • vstory

VIVA - Sudah menjadi hal yang kita ketahui bersama bahwa penyelenggaraan pendidikan merupakan pilar dalam menunjang kehidupan. Pendidikan menjadi salah satu faktor paling penting dan fundamental, peran dan pengaruhnya dalam kehidupan menentukan jalannya kehidupan itu sendiri. Dalam bernegara, pendidikan jadi sektor penentu suatu negara mampu berjalan dengan baik atau buruk. Pendidikan menjadi cermin, suatu negara yang diinisiasi oleh para penyelenggara negara terlihat serius atau sungkan memajukan negaranya dalam ikut serta membangun peradaban.

img_title Perlukah Kurikulum Merdeka Diganti?

Pendidikan dalam khasanah ketokohan, jika melihat pada konsep yang dibangun dan dinarasikan oleh bapak pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Pendidikan memiliki filosofi “Ing ngarsa sung tulodo, ing madya mangun karsa dan tut wuri handayani”. Dalam khasanah ini, pendidikan secara mendalam dimaknai secara esensial, bahwa hadirnya pendidikan bertujuan agar menciptakan manusia yang tanggap dan peka pada kehidupan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerjasama dan kesepahaman yang dibangun oleh manusia-manusia yang terjamah pendidikan harus memunculkan keseimbangan kebijaksanaan dimulai dalam pikiran maupun setiap tindakan.

img_title Saatnya Magang Mahasiswa Naik Kelas

Para penyelenggara negara dan pemerintahan yang baik, adalah mereka yang melangsungkan tugas-tugas mencerdaskan bagi warga negaranya. Melalui pendidikan yang merata, fasilitas yang memadai yang diatur dengan berbagai kebijakan terobosan yang apik mampu membangun sumber daya cerdas yang matang akan paradigma keilmuan.

Tugas semacam ini, di Indonesia, bahkan menjadi ruh yang harus selalu digelorakan hadirnya. Dengan spirit mencerdaskan kehidupan bangsa, demi mewujudkan kesejahteraan segenap tumpah darah Indonesia, kebijakan penyelenggara negara di bidang pendidikan bisa dikatakan menjadi wajah yang representatif mewakili komitmen negara dalam ikut serta mewujudkan hal tersebut.

img_title Revolusi Pendidikan: Guru Penggerak hingga Kepala Sekolah, Wujudkan Perubahan

Melihat kenyataan yang ada, berbicara soal betapa pentingnya pendidikan dan kebijakan para pemangku pemerintah menjadi hal yang sangat relevan untuk dilakukan.

Apalagi, kemeterian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi ( Kemendikbudristek) melalui kebijakan akbar merdeka belajar yang dua tahun ini sudah sampai pada episode ke 21 mencanangkan penerapan kurikulum baru pada satuan pendidikan, yakni Implementasi Kurikulum Merdeka

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurikulum Merdeka, Apa Dampaknya ?

Kurikulum merdeka secara spesifik muncul pada episode ke 15 Merdeka Belajar, kurikulum yang muncul sebagai respons atas permasalahan leaerning loss yang terjadi pada segenap peserta didik kita, pandemi yang menyerang kita hanya memberikan kesempatan pendidikan dilangsungkan secara daring dan menyisakan keprihatinan bersama. Penurunan kualitas penyelenggaraan pendidikan berujung pada krisis pembelajaran.

Kurikulum merdeka hadir sebagai upaya konkret penyederhanaan acuan pembelajaran, hal ini juga dilakukan sebagai langkah darurat kondisi khusus karena pandemi, artinya kurikulum merdeka didesain sebagai kurikulum responsif yang bisa digunakan dalam keadaan mendesak ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut