Sketsa Masyarakat: Jenderal Pembunuh Kucing

Ilustrasi kucing (foto/pixabay))
Sumber :
  • vstory

VIVA - Sungguh sadis dan barbaris! Sebuah video di media sosial yang diunggah rumah singgah hewan terlantar Cat Lovers in the World (Clow) perwakilan Bandung membuat bulu kuduk warganet merinding. “Kucing-kucing ditemukan mati ditembak, lokasi di Sesko TNI, Jalan RAA Martanegara, Bandung. Siapa pelakunya ini? Kok tega banget kucing ditembak seperti ini. Kejadian sore ini tanggal 16 Agustus 2022,” bunyi cuplikan narasi video. Pengunggah video tak lupa menyertakan sejumlah nama ( mention) untuk minta tolong termasuk Gubernur Ridwan Kamil dan Panglima TNI Andika Perkasa untuk menangkap pelaku.

img_title Game Horor dengan Karakter Kucing Segera Hadir, Konsepnya Bikin Penasaran!

Ada empat ekor kucing yang mati mengenaskan dengan luka tembak di kepala, dada, dan leher. Ada juga yang dibidik di bagian telinga dengan terjangan peluru sampai tembus rahang. Dua ekor kucing lainnya selamat meski kondisi kritis karena terjangan peluru di dekat mata. Salah satu dari kucing yang sekarat itu dalam kondisi hamil besar. Matanya hancur dengan peluru masih bersarang di dalam tempurung kepala. Brutal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa memilukan yang terjadi sehari sebelum perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77, Rabu 17 Agustus 2022, itu sontak membuat publik geram. Jika menyakiti hewan sampai mati saja sudah sulit ditolerir, apatah lagi kejadian ini di lingkungan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI), yang merupakan lembaga pendidikan tertinggi untuk mencetak perwira TNI yang andal, profesional dan proporsional. Apa salah kucing-kucing itu sampai dibunuhi begitu kejam?

img_title Daftar Jenderal Bintang 3 Polri Pensiun Tahun Ini, Ada Karyoto hingga Fadil Imran

Panglima TNI yang marah besar menyuruh pengusutan segera dilakukan. Hasilnya adalah keterangan resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI yang disiarkan Kamis, 18 Agustus. Disebutkan bahwa pelaku penembakan adalah seorang perwira tinggi bintang satu dengan jabatan mentereng Komandan Korps Siswa (Dankorsis): Brigadir Jenderal NA, 56 tahun.

Alasannya menembak kucing untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal dan tempat makan perwira Sesko TNI. “Bukan karena kebencian terhadap kucing,” bunyi keterangan pers Puspen yang dikutip media massa. Tim Hukum TNI dipastikan akan menindak lanjuti proses hukum terhadap NA sesuai dengan aturan yang berlaku.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Bukan Sekadar Hewan Peliharaan, Ini Alasan Kucing Bisa Membawa Kebahagiaan bagi Pemiliknya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut