Endgame: Dua Akhir Dramatis dari Hidup yang (sebelumnya) Manis

Ilustrasi seorang memohon untuk memilih jalan akhir yang baik
Sumber :
  • vstory

VIVA - “ A young man is a theory,an old man is a fact.”~ E.W. Howe (1853-1937, jurnalis dan novelis AS)

img_title Punya Lebih dari 1.900 Titik Layanan, Begini Cara Asabri Perkuat Pengawasan Pembayaran Gaji Pensiun

Dari daerah berhawa dingin Lembang, Jawa Barat, berembus kabar panas. Seorang purnawirawan TNI berpangkat terakhir Letnan Kolonel, tewas ditunjam seorang pemilik toko yang murka akibat korban memarkir mobilnya di depan toko pelaku. Korban berusia 63 tahun sedangkan pelaku berumur separuhnya, 30 tahun (info lain menyatakan umur pelaku lebih muda lagi, 24 tahun).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di luar sisi kriminalitas yang sedang ditangani aparat, ada sisi lain yang menarik ditelisik dari kehidupan korban. Syahdan korban adalah alumni Akmil 1982—satu angkatan dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo—dengan tugas terakhir sebagai Dandim (Komandan Kodim) kota terbesar di Kalimantan Utara, sebelum memutuskan pensiun dini dan bekerja di Pertamina.

img_title Daftar Jenderal Bintang 3 Polri Pensiun Tahun Ini, Ada Karyoto hingga Fadil Imran

Namun, di BUMN ini pun ternyata sudah mengundurkan diri. Ini menurut kabar dari seorang alumni Akmil yang satu angkatan dengan korban. Sampai di sini kisah hidupnya masih mudah dipahami dalam arti ada juga perwira tinggi lain yang memilih pensiun dini dari dunia militer dan menggeluti dunia non-militer.

Namun kisah ini menjadi dramatis tersebab saat musibah terjadi, korban sedang menjalani profesi sebagai sopir perusahaan mebel dalam beberapa bulan terakhir. Entah peristiwa macam apa yang terjadi dalam kehidupannya sehingga seorang mantan Dandim bisa menjadi sopir perusahaan, bukan pemilik perusahaan. Yang lebih menyedihkan adalah kesaksian kawan sehari-hari korban yang menyatakan korban tak punya tempat tinggal dan tidur di mobil operasional perusahaan mebel. Bahkan saking pendiamnya korban, sang kawan sampai tak tahu bahwa lelaki sepuh teman bekerjanya seorang purnawirawan TNI.

img_title Prabowo Ingatkan Pati TNI Jangan Jadi 'Jenderal Salon': Sesekali Sepatu dan Celananya Harus Kotor

Apakah almarhum putus hubungan dengan keluarganya? Atau tak mau membebani kehidupan anak-anaknya? Kalau pun hubungan dengan keluarga inti sedang bermasalah, mengapa seorang perwira menengah sampai tak punya rumah? Banyak pertanyaan mengusik benak publik yang mengikuti berita ini.

Satu hal yang pasti, korban adalah lelaki yang tak terperangkap gengsi. Sopir adalah pekerjaan mulia dan halal. Tetapi mantan seorang Dandim yang beralih profesi menjadi sopir perusahaan mebel barangkali hanya almarhum seorang dalam sejarah panjang TNI. Sebuah transformasi kehidupan tak lazim dari seorang komandan yang biasa mendapat banyak penghormatan, kini menjadi orang suruhan yang bahkan tak dihargai seorang pemilik toko yang kesetanan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut