Amankah Menyimpan Data di Awan?

Awan
Sumber :
  • vstory

Keistimewaan al-Hadid (besi) dalam Al-Quran yaitu bahwa surat al-Hadid termasuk dalam uratan surat ke-57, atau pas pertengahan surat dari 114 surat yang ada dalam Al-Quran.

img_title Kukuhkan Pengurus Baru IISIA, Menperin Agus Beberkan Tantangan hingga Potensi Industri Baja Nasional

Sedangkan dari ilmu Kimia, bahwa isotop pada besi alami memiliki rentang berat inti 54 sampai 60, dan bilangan pertengahannya adalah 57.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perjalanan waktu alam raya ini, besi merupakan unsur yang memiliki kecenderungan terjadi peningkatan kelimpahannya. Hal ini disebabkan semua nuklida (unsur-unsur dengan variasi isotopnya) di alam berakhir perjalanannya menjadi besi, melalui sejumlah jalur-jalur reaksi nuklir.

img_title Fenomena Sun Halo Muncul di Langit Pamekasan Madura, Warga Ungkap Akan Masuk Musim Kemarau

Salah satu kecenderungaan kelimpahan unsur besi di alam dapat dilihat melalui kelimpahan unsur di tata surya. Dengan demikian keistimewaan besi, dapat dikatakan sebagai unsur yang memiliki inti paling stabil, dengan nomor atum 26 karena protonnya berjumlah 26.

Sedangkan isotop sendiri merupakan fenomena satu unsur yang memiliki ragam jumlah neutron. Salah satu isotop besi adalah 54 Fe, 54 adalah jumlah proton dan neutron.

img_title Inovasi 2 Dekade, Infobip Sebut Adopsi AI di Indonesia Meluas dari GenAI ke Agentic AI

Besi sendiri memiliki proton sebanyak 26, sehingga isotop 54Fe memiliki jumlah neutron sebanyak 28 buah. Isotop besi alami terdiri atas 54Fe, 56Fe, 57F, 58Fe dan 60Fe.

Dari deret isotop besi alami ini memberikan median atau nilai tengah 57 sekaligus jumlah nukleon isotop teringan dan dan terberatnya adal 114 (54+60). Dengan demikian dapat diambil hikmah bahwa fenomena angka besi 57 sesuai urutan al Hadid dalam Al Qur’an dari keseluruhan pada Al Qur’an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tubuh manusia juga semua bagiannya tidak bisa dilepaskan dari unsur besi. Semua bagian tubuh manusia dialiri oleh darah, di mana unsurnya dari besi. Dengan piranti zat besi ini  menurut Dr. Asrofi, M.Hum tubuh manusia mencatat, merekam, meng”capture “ setiap perbuatan manusia baik amal baik maupun perbuatan salah yang kemudian termemorisasi dan terdigitalisasi yang selanjutnya terkirim ke sever yang ada di Cloud Data Storage pada setiap identitas manusia.

Setiap manusia mempunyai file data sendiri-sendiri yang aman tersimpan angkasa secara unik. Dengan zat besi dalam tubuh juga berfungsi untuk menyaring, memilah dan memilih mana yang memberi manfaat mana yang tidak. Dengan control dari hati nurani yang bersih yang bisa menyaring mana perbuatan yang baik dengan yang buruk, bagaimana kalau sudah berbuat buruk, kemudian data terkirim ke server di awan (cloud)?.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut