Kenapa Lebar Kereta Cepat Jakarta - Bandung hanya 3,36 Meter?

Kereta cepat hasil rancang bangun CRRC Qingdao Sifang Co Ltd (Foto/ANTARA/HO-CRRC)
Kereta cepat hasil rancang bangun CRRC Qingdao Sifang Co Ltd (Foto/ANTARA/HO-CRRC)
Sumber :
  • vstory

VIVA – Rangkaian kereta cepat Jakarta Bandung mulai dikirim ke Indonesia. Akun Youtube PT KCIC Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung memperlihatkan bagaimana proses pengiriman itu berlangsung. Proses pengiriman KCIC400AF itu dimulai dari pengecekan kualitas kereta dan pengemasan di pabrik CRRC, Sifang, China.

Setelahnya rangkaian kereta itu dibungkus dengan sangat rapi sebelum diangkut truk menuju ke pelabuhan. Kereta diangkut menggunakan truckload besar menuju Pelabuhan Qingdao, China. Sesampainya di Pelabuhan, rangkaian kereta cepat itu diangkut dengan menggunakan crane.

Kereta cepat Jakarta Bandung itu ditargetkan bisa melakoni tes dinamis pada November 2022 bertepatan dengan Presidensi G20. Sekadar informasi, Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan kereta cepat generasi terbaru, CR400AF. Ini merupakan hasil pengembangan tipe CRH380A oleh CRRC Qingdao Sifang.

Menurut spesifikasi di atas kertas, kereta cepat CR400AF memiliki lebar 3,36 m dan tinggi 4,05 m dengan panjang kepala kereta 27,2 m dan intermediate kereta 25 m. Selain lebih andal, CR400AF juga memiliki masa penggunaan lebih lama hingga lebih dari 30 tahun (sejak tahun produksi) serta biaya perawatan yang lebih rendah.

Pernahkah terpikir kenapa kok lebar kereta cepat Bandung hanya 3,36 meter?

Kenapa kok tidak 5 atau 10 meter, seperti lebar pesawat Airbus?

Ternyata proses pengiriman kereta cepat Bandung lewat Pelabuhan Tanjung Priok lewat Jalan Raya. Juga lewat pintu toll.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.