Benang Merah Kekuasaan, Sambo-Sambo Baru Digelontorkan

Ferdy Sambo (Foto/viva.co.id)
Sumber :
  • vstory

VIVA  - Ada suatu gambar seekor kucing dibantu oleh ayam naik ngintip ke jendela. Di lain video ada monyet yang suka gigit monyet lainnya.

img_title HUT Bhayangkara, Anggota DPR Ingatkan Polri Tak Salahgunakan Kekuasaan dan Wewenang

Jadi dalam menapak kehidupan ada bentuk-bentuk Kolaborasi. Namun ada juga para penjegal, gigit monyet lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaannya, kenapa ada satu bentuk kolaborator yang membangun sebuah gerakan atau seperti kerajaan.

img_title Yusril: Tak Ada Jabatan yang Jadi Pelindung, Kekuasaan Tunduk pada Hukum

Katakan contohnya paling hangat. Pertama kali skenario Sambo dibantah oleh pengacara Komarudin. Tetapi kemudian muncul skenario kedua, ketiga.

Perkembangan kemudian Kompolnas digigit oleh DPR. Bahkan salah satu kompolnas dibully netizen.

img_title PDIP: Aparat Penegak Hukum Derajatnya Turun jadi Pelindung Elit Kekuasaan

Namun sampai ketemu Menko Polhukam Mahfud MD muncul motif dewasa, Di situ mulai terjadi benang merah kekuasan. Sampai terakhir Kapolri Listyo Sigit menyampaikan motif perselingkuhan atau pelecehan.

Saat rekonstruksi, muncul adegan pelecehan. Sampai ada skenario Kuat yang menggagahi ibu di jalan.

Pada akhirnya Komnas HAM dan LPSK menyampaikan adanya trauma korban kekerasan seksual. Bahkan tokoh pengacara top mengatakan kemungkinan Sambo bebas bilamana terbukti pengakuan 4 orang bahwa yang menembak brigadier J adalah Bharada E.

Benang emas kekuasaannya bergerak.

Kok bisa Sambo ada di patsus tempat khusus, sudah di PTDH kok bisa benang merah Kekuasan terus berjalan?

Itu ibarat panggung boneka

Ada benang-benang yang menarik boneka.

Masalahnya Sambo kalau dirunut benang merahnya masuk ke lingkaran kekuasaannya orang besar.

Dengan demikian, bagaimana caranya kita menari seirama dengan panggung oleh kekuasaan itulah kuncinya.

Ada orang yang mencoba menari-nari, tapi tidak berdaya karena dia tidak terhubung ke benang merah kekuasan.

Zaman now, benang-benang kekuasaannya ditarik pemilik kapital

Bagaimana mekanisme caranya kekuasaan menarik benang?

Dalam hal ilmu kekuasaan, di sini tidak dibahas benar salah. Tetapi murni sebagaimana sebuah ilmu pengetahuan leadership.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benang-benang kekuasaan itu selalu memiliki sebuah pilihan seperti bandul. Misalnya, kembali ke kasus Sambo, pada saat tangan kekuatan Kompolnas sudah tidak bisa diteruskan, tangan kekuasaan pindah ke Komnas HAM, dan saat Komnas perempuan tidak bisa menembus, bandulnya lewat LPSK.

Demikian kerajaan sebagai benang merah kekuasan terus berjalan maju. Dan sebagaimana sebuah kerajaan, para pemangku kuasa ikut campur tangan semakin besar, terus membesar. Seperti bola salju sekali menggelundung akan terus semakin melebar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut