Anindya N. Bakrie yang Saya Kenal: Pintar dan Rendah Hati

Anindya Novyan Bakrie dan Lalu Mara Satriawangsa
Anindya Novyan Bakrie dan Lalu Mara Satriawangsa
Sumber :
  • vstory

ANB adalah Indonesia. Karena dalam darahnya mengalir darah Lampung, Batak (Nasution) dan Jawa (Solo).

ANB kembali ke Jakarta di saat Indonesia sedang mengalami krisis ekonomi akibat nilai dollar Amerika melonjak hingga Rp20 ribu per dollar. Itu sekitar tahun 1997-1998. PT Bakrie & Brothers Tbk., flag carrier bisnis Keluarga Bakrie tak lepas dari badai krisis ekonomi yang menghantam Indonesia.

Untuk keluar dari krisis, Keluarga Bakrie harus rela menyerahkan mayoritas kepemilikan keluarga tinggal 2,5 persen!

Selain ikut dalam tim restrukturisasi keuangan/bisnis Bakrie. Pak ANBĀ mulai berusaha. Dimulai dengan membuka usaha warnet. Pelan, tapi pasti dia merangkak dan akhirnya dipercaya menjadi sebagai Direktur Utama PT Bakrie Telecom, bisnis patungan Bakrie & Brothers, PT Telkom dan PTT Belanda.

ANB menggebrak. PT Bakrie Telecom berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia (d/h Bursa Efek Jakarta). Dengan produk andalan Esia. ANB berhasil mengerek tarif pulsa telepon Rp 50,- Dialah "biang keladi" turunnya tarif pulsa. Kala itu siapa sih yang tidak pakai Esia?

Selepas itu, Pak ANB membawa tvOne (Lativi) dan antv menjadi tv nomor satu sebagai tv berita (tvOne) dan hiburan (antv). Dan berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia. Kedua stasiun tersebut awalnya berada jauh di bawa stasiun tv lainnya.

Itu cerita sukses ANB. Tentu tak selamanya mulus. Namanya bisnis pasti ada turun naiknya. Bakrie Telecom Tbk., harus reposisi bisnis akibat kemajuan teknologi informasi yang jauh lebih cepat dari prediksi semula. Kini, Bakrie Telecom mulai membangun dari bawah kembali dengan bisnis baru.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.