Tidak Memiliki Tujuan Hidup?
- vstory
VIVA – Filosofi prinsip hidup yang mengacu pada kehidupan masyarakat di Jepang, tepatnya di Okinawa menarik untuk dibahas. Prinsip hidup yang menekankan pada kebahagiaan dan kehidupan yang bermakna.
Menjalani kehidupan dengan empat konsep; Passion yang mengarahkan pada apa yang disukai dan kuasai, Mission yang mengarahkan pada melakukan apa yang disukai dan dibutuhkan orang lain, lalu Proffesion yang mengarah pada hal yang disukai dan pihak kedua yang membayar untuk pekerjaan yang dilakukan, serta Vocation yang mengarah pada sesuatu yang membayar kita dan kita bisa melakukan sesuatu yang dibutuhkan orang lain.
Prinsip “Ikigai” adalah sebuah alasan untuk hidup yang lebih berarti. Antara yang kita sukai, kita kuasai, kita butuhkan, dan apa yang membuat kita mendapat penghasilan itu tergabung jadi satu dalam pekerjaan yang ditekuni. Potongan sebuah Ikigai mencakup keempat elemen itu sehingga siapapun bisa bahagia dan menjalani hidup yang bermakna ketika telah menemukan Ikigainya. Kebanyakan seseorang hanya menemukan salah satu satunya yang membuat prinsip Ikigai kurang selaras.
Prinsip Ikigai sendiri tidak memandang usia dalam menerapkanya. Sangat baik jika telah diterapkan sejak dini dalam pemantauan orang tua. Bagi yang menerapkan pada usia di atas 20 tahun juga masih banyak peluang untuk menemukan Ikigainya. Bagi yang berusia di atas 30 tahun yang di mana memasuki usia yang tidak lagi muda juga bisa membuat hidup menjadi lebih bermakna dan berarti.
Poin atau kunci dari prinsip Ikigai ini adalah kita sudah mengetahui bahwasanya passion yang membuat suatu kegiatan menjadi bahagia ketika kita melakukannya berjam-jam dan bahkan mencapai kurun waktu berhari-hari. Setelah itu, kita hanya perlu mengasah kemampuan passion kita agar hal tersebut menjadi kemampuan yang layak untuk dijual.
Memiliki alasan suka saja sudah dapat memberikan energi yang banyak dan bisa untuk menjadikan sesuatu lebih bermakna. Sesuatu yang dilakukan dengan dasar kesenangan akan membuat semangat atau etos kerja yang tinggi sehingga seseorang akan terbiasa melakukan perkerjaan dengan efektif dan efisien. Inilah yang akan membuat seseorang bisa membuat pekerjaan dengan cekatan dan cepat selesai tanpa tekanan.