Pertanian pada Masa Yunani Kuno

Tembok dan struktur tanah yunani.
Sumber :
  • vstory

VIVA – Peradaban Yunani kuno dalam pandangan para sejarawan dunia merupakan penggagas dasar bagi peradaban Barat. Budaya Yunani telah lama memberikan pengaruhnya yang kuat bagi masyarakat di Eropa sejak zaman kekaisaran Romawi.

img_title Dua Tahun Pemerintahannya, Prabowo: Harga Pupuk Berhasil Kita Turunkan 20 Persen

Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena sudah sejak lama Yunani dikenal dengan "gudang" filsuf terkemuka dunia. Yunani kuno memegang pengaruh yang kuat pada banyak ilmu pengetahuan seperti matematika dengan tokoh terkenalnya yaitu pythagoras, kemudian sistem pendidikan dengan banyak tokoh terkenalnya dan Aristoteles adalah salah satunya, dalam bidang filsafat terdapat trio filsuf Yunani:Socrates,Plato,dan Aristoteles.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ukiran tokoh-tokoh Yunani Kuno (sumber:http://commons.wikimedia.org/wiki/file:Greek_=_Funerary_Relief_with_Eight_Figures_-_Walters_23185.jpg)

img_title Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

Ukiran tokoh-tokoh Yunani Kuno

Di balik itu semua peradaban Yunani kuno tentunya tidak bisa terlepaskan dari aspek-aspek kehidupan layaknya peradaban pada umumnya. Seperti halnya bagaimana gaya mereka dalam sebuah kehidupan dalam berpakaian, bentuk rumah dan tentunya juga pertanian pada masa tersebut.

img_title Pengmas UI Dorong Petani Muda Kembangkan Bisnis Pertanian Berbasis Pengetahuan Lokal dan Teknologi

Menurut Michael E Skinner dalam bukunya yang berjudul Dari Revolusi Neolitik hingga Pertanian Kuno. Pertanian penting bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok dan juga pertanian adalah sebagai fondasi ekonomi Yunani kuno, hampir sekitar 80% populasi terlibat dalam kegiatan ini.

Letak geografis Yunani yang berupa lembah subur membuat orang Yunani kuno menanam sereal(meskipun biasanya diterjemahkan sebagai gandum sebenarnya bisa menunjukkan semua jenis biji-bijian serealia) terutama gandum yang mencapai 90ri jenis sereal yang ditanam. Karena mereka sadar akan nilai gizi gandum yang lebih baik dan juga pertumbuhannya tidak terlalu menuntut dan lebih produktif.

Di dalam buku Etika Ekonomi dan Manajemen karya M. Dawam Rahardjo dijelaskan bahwa, bangsa Yunani melakukan perdagangan dengan sangat tidak dibatasi dan negara hanya mengendalikan suplai gandum.

Dengan demikian gandum dijadikan bahan pokok utama bagi bangsa Yunani yang pengendaliannya dilakukan langsung oleh Negara.

Terdapat pula tanaman zaitun yang buah zaitunnya diolah kemudian minyaknya dijadikan bahan mentega,sabun,serta minyak lampu pada masa itu. Penanaman pohon zaitun secara besar besaran hanya oleh bangsa Aristocrat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto pohon zaitun (sumber:https://commons.wikimedia.org/filr: OliveTreefromGreece.jpg)

Foto pohon zaitun (sumber:https://commons.wikimedia.org/filr: OliveTreefromGreece.jpg)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut