Cara Mudah Agar Pinjaman Modal Usaha Cepat Disetujui

Ilustrasi pinjaman.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Mengembangkan usaha dengan maksimal, menjadi impian banyak pebisnis. Barangkali, Anda salah satunya. Anda tentu mengupayakan berbagai hal untuk bisa mencapai tujuan tersebut, termasuk dengan mengucurkan sejumlah modal tambahan.

Dibutuhkan modal yang besar untuk mengembangkan bisnis, apalagi jika berniat untuk membawa bisnis Anda ke skala lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas. 

Hal ini tentu tidak masalah, jika Anda sudah memiliki modal yang mencukupi untuk semua rencana tersebut. Namun, jika ternyata tidak, mengajukan pinjaman akan menjadi solusi yang tepat.

Mengajukan pinjaman modal sudah menjadi hal yang lazim dilakukan oleh pebisnis, bahkan pebisnis besar sekalipun. Pinjaman ini akan membuat kesempatan untuk berkembang semakin besar, sehingga prospek bisnis ke depannya akan lebih menjanjikan. 

Namun, di dalam praktiknya, mengajukan pinjaman tidaklah selalu semudah yang dibayangkan, mengingat pihak bank juga memiliki kebijakan yang ketat terkait dengan pemberian pinjaman modal.

Penting bagi Anda untuk mengajukan pinjaman dengan cara yang tepat, sehingga pengajuan pinjaman Anda lebih mudah disetujui. Jangan sampai, Anda mengajukan pinjaman modal tanpa terencana. Sebab, hal ini berisiko menimbulkan penolakan.

Nah, biar rencana pengajuan modal usaha Anda disetujui, lakukan pemenuhan poin-poin penting dalam menjalankan usaha berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com, dikutip Senin 22 Juli 2019:

1. Menyediakan jaminan aset

Penyertaan agunan/jaminan merupakan hal yang lazim dilakukan ketika mengajukan pinjaman, terutama jika Anda mengajukan pinjaman modal dalam jumlah besar. Bank akan memberikan kepercayaan yang lebih besar, mengingat aset Anda ada di tangan mereka sebagai jaminan.

Pada umumnya, pinjaman akan lebih mudah cair dengan pengajuan jaminan seperti ini. Sedangkan untuk Anda sendiri, hal ini juga akan memberikan dampak positif.

Anda akan lebih disiplin dan termotivasi untuk melunasi pinjaman Anda dengan tepat waktu di masa yang akan datang, mengingat aset Anda akan hilang (disita), jika sewaktu-waktu Anda tidak mengembalikan pinjaman modal ini sesuai dengan perjanjian.

2. Berperilaku baik dengan menjaga skor kredit

Karakter Anda selaku pebisnis juga akan memengaruhi disetujui atau tidaknya pinjaman modal yang diajukan ke bank. Hal ini tentu akan berkaitan dengan riwayat kredit yang Anda miliki selama ini, sebab bank akan memeriksa BI Checking Anda sebagai pertimbangan penting.

Bank juga akan melihat reputasi Anda dan juga bisnis yang Anda jalankan sebagai pertimbangan, termasuk latar belakang Anda serta berbagai kebiasaan hidup yang Anda jalankan selama ini.

Semua hal ini akan menjadi pertimbangan bagi pihak bank untuk melihat kelayakan Anda menerima pinjaman modal tersebut. Jika Anda ingin pinjaman modal Anda cair, maka pastikan semua hal di atas terpenuhi dengan baik.

3. Siapkan laporan keuangan usaha dengan baik

Tidak memberikan pinjaman tanpa perhitungan, bank akan melihat kinerja laporan keuangan Anda sebagai pertimbangan. Kondisi keuangan Anda akan sangat menentukan jumlah pinjaman yang bisa Anda dapatkan dari bank.

Semakin baik/layak laporan keuangan bisnis Anda, maka akan semakin tinggi juga peluang pinjaman Anda untuk dicairkan seluruhnya (sesuai pengajuan Anda). Pastikan Anda mencermati dan mempersiapkan hal ini dengan baik, sehingga pinjaman modal yang Anda ajukan bisa cair sesuai dengan harapan.

4. Siapkan kelayakan bisnis Anda

Dalam memberikan pinjaman modal, bank tentu akan menerapkan sejumlah kebijakan yang ketat. Hal ini tentu sangat masuk akal, mengingat risiko kerugian yang harus mereka tanggung juga terbilang besar.

Bank akan melihat kapasitas bisnis Anda terlebih dahulu, sebelum akhirnya mencairkan sejumlah pinjaman kepada Anda. Anda perlu merencanakan dan mempersiapkan kelayakan bisnis Anda dengan baik, di mana setiap lini bisnis sudah bekerja dengan efektif.

Bank akan melihat keseriusan Anda dan juga kemampuan Anda dalam menjalankan bisnis tersebut sebagai pertimbangan utama, jadi tunjukkan semua itu dengan baik. 

5. Pastikan kondisi jenis usaha punya dampak positif ke masyarakat

Poin yang satu ini berasal dari faktor luas, bukan dari Anda (selaku peminjam) atau dari bank (selaku pemodal). Conditions merupakan pertimbangan bank yang akan diambil berdasarkan dampak lingkungan atau kondisi perekonomian yang akan dipengaruhi oleh bisnis yang Anda jalankan.

Bank menyukai bisnis-bisnis yang bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi negara, seperti usaha dalam bentuk koperasi dan yang lainnya. Bisnis yang seperti ini tentu akan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat luas di sekitarnya. 

Jika bisnis Anda masuk dalam kategori seperti ini, besar kemungkinan pinjaman modal Anda akan dicairkan oleh pihak bank. (asp)