Pria Tertua di Jerman Meninggal pada Usia 114 Tahun

picture-alliance/dpa
Sumber :
  • dw

Gustav Gerneth meninggal pada hari Senin malam di kediamannya yang terletak di Kota Havelberg, negara bagian Sachsen-Anhalt, surat kabar lokal Magdeburger Volksstimme mengabarkan pada hari Selasa.

Hanya satu minggu sebelumnya, Gustav baru saja merayakan ulang tahunnya bersama kerabat dan keluarganya. Walikota Havelberg, Bernd Poloski juga ikut serta dalam perayaan ulang tahun Gustav.

Gustav merayakan hari ulang tahun dengan kue favoritnya, Frankfurter Kranz. Kue spons dengan dengan taburan ceri di atasnya.

Dia lahir pada tanggal 15 Oktober 1905, di kota Stettin yang dahulu ada di bawah kekuasaan Prusia, yang sekarang menjadi kota Szczecin di Polandia. Dalam hidupnya, Gustav berhasil selamat dari dua perang dunia dan pernah menjadi tahanan perang Rusia.

Gustav juga hadir di Olimpiade Musim Panas tahun 1936 yang berlangsung di Berlin, yang pada saat itu masih berada di bawah kekuasaan Adolf Hitler. Dia hadir dengan tiga anaknya dan istrinya. Ia memiliki karir sebagai ahli mekanik di pabrik gas di Havelberg hingga pabrik itu tutup di tahun 1972. Gustav pensiun di tahun yang sama.

Saat ditanya apa rahasia hidup panjang umur saat berulang tahun ke 100, Gustav mengatakan "jangan terlalu banyak duduk, kamu akan menjadi kaku!"

Gustav dikira sebagai pria tertua di dunia, setelah Masazo Nonaka dari Jepang meninggal pada Januari pada umur 113 tahun. Sedangkan gelar perempuan tertua di dunia masih dipegang Kane Tanaka dari Jepang dengan umur 116 tahun. (pn/vlz)