Mengapa Ras dan Agama Jadi Isu Penting di Pemilu Inggris
- bbc
Menyusul persoalan ini, dukungan komunitas Yahudi terhadap Partai Buruh menurun secara drastis belakangan ini.
Sebelum pemilu 2015 saat partai dipimpin oleh Ed Miliband, yang merupakan keturunan Yahudi, dukungan komunitas Yahudi terhadap Partai Buruh diperkirakan berada pada 22%, tetapi anjlok di bawah kepemimpinan Corbyn hingga 13% pada 2017 dan 6% bulan kemarin.
Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn berulang kali mengkritik sentimen anti-Semit. - EPA
Menyusul protes yang dilayangkan Gerakan Buruh Yahudi dan Kampanye Anti-Semit, Komisi Hak Asasi Manusia dan Kesetaraan memulai penyelidikan terhadap partai tersebut.
Corbyn telah berulang kali mengecam gerakan anti-Semit dan meminta maaf atas kelambanan partai dalam berbagai kasus dan memulai penyelidikan independen.
Meski turunnya dukungan pemilih Yahudi diperkirakan tidak akan terlalu memengaruhi perolehan suara Partai Buruh, kenyataan bahwa kampanye pemilu diwarnai berbagai tuduhan anti-Semit dianggap cukup merusak.
Islamo f obia
Dewan Muslim Inggris mengkritik Partai Konservatif. - Getty Images
Lawan utama Corbyn, pemimpin Partai Konservatif dan petahana Boris Johnson, juga kerap dikritik kelompok agama, khususnya komunitas Muslim, yang besarnya sekitar 5?ri total populasi Inggris.
Dewan Muslim Inggris menyerang Partai Konservatif bulan lalu dan menuduh partai telah "menoleransi Islamofobia, membiarkannya menguat di kalangan masyarakat, dan gagal mengambil tindakan yang dapat memberangus segala bentuk rasisme".
Johnson pernah membuat pernyataan kontroversial seputar Islam.
Ia pernah mengkritik burka sebagai suatu hal yang "opresif", lalu menyebut wanita pengguna burka tampak seperti "perampok bank" atau "kotak surat".
Sang petahana telah meminta maaf atas segala pernyataan yang mengandung Islamofobia yang berasal dari partainya dan berjanji akan memulai pemeriksaan independen sebelum Natal.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikritik atas pernyataannya seputar Islam. - AFP
Meski dukungan dari kelompok Muslim bagi Partai Konservatif tidak terlalu tinggi (87% pemilih Muslim memilih Partai Buruh pada pemilu 2017), para juru kampanye masih berupaya keras untuk menarik lebih banyak dukungan, meski kadang menggunakan cara-cara kontroversial.
Kampanye Whats A pp
Laman Buzzfeed melaporkan bahwa Komite Urusan Publik Muslim - sebuah kelompok lobi berbasis di London - telah menyebarkan pesan melalui WhatsApp kepada warga Muslim dan menganjurkan mereka untuk tidak memilih kandidat Partai Konservatif yang menurut mereka "memiliki rekam jejak dalam memicu Islamofobia, mendukung Israel, dan mendukung Perdana Menteri Narendra Modi dalam kekerasan terhadap Kashmir."