Bertemu Jusuf Kalla, PGI Tekankan Peran Agama Jadi Agen Perdamaian

Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menerima kunjungan Ketua Umum PGI Jacky Manuputty
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Jacky Manuputty menekankan pentingnya menjaga peran agama sebagai agen perdamaian.

img_title Said Abdullah sebut MSCI Bukan Lembaga Agama: Pengurusnya Bukan Nabi!

Hal itu disampaikan Jacky usai bersilaturahim dengan Jusuf Kalla (JK) di kediaman JK di Jakarta Selatan, Kamis, 23 April 2026 malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan tersebut digelar untuk merespons polemik ceramah Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI tersebut di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang beredar secara viral di media sosial setelah dipotong oleh pihak tertentu.

img_title Keren! JK Maraton Kuliah Umum di 3 Universitas Top AS, Bahas Perdamaian hingga Masa Depan Indonesia

Jacky dalam keterangannya menjelaskan bahwa pemahaman utuh terhadap rekaman ceramah berdurasi 43 menit menunjukkan konteks yang berbeda dari potongan video yang beredar.

Ia menilai pelintiran tersebut telah mengaburkan substansi pesan yang sebenarnya ingin disampaikan.

img_title Agama Shandy Aulia: Ayah Islam dan Ibu Kristen, Tapi Akhirnya Tegas Pilih Keyakinan

"Ketika kita mendengarkan secara utuh, kita bisa memahami maksudnya. Ada bagian yang mungkin dipelesetkan atau tidak tepat secara istilah, tetapi tidak menggeser substansi utama," ujar Jacky, dilansir dari ANTARA.

Ia menyampaikan bahwa pengalaman langsung dalam konflik di Maluku membuatnya memahami betapa berbahayanya penggunaan agama sebagai alat konflik.

Menurutnya, konflik berbasis agama seperti yang pernah terjadi di Ambon dan Poso menunjukkan dampak kehancuran yang luar biasa.

"Agama harus kembali ditempatkan dalam panggilan mulianya sebagai agen perdamaian, bukan sebagai alat untuk membenarkan kekerasan," katanya.

Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri Din Syamsuddin, yang diketahui turut terlibat dalam proses perdamaian konflik melalui Perjanjian Malino.

Lebih lanjut, Jacky menekankan pentingnya memperkuat dialog lintas agama dan kebangsaan, mulai dari tingkat pimpinan hingga masyarakat akar rumput.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Biasakan bertemu langsung, berdialog, dan melakukan klarifikasi. Jangan mudah terhasut oleh isu yang bisa memecah belah," ujarnya.

Ia menyatakan konflik tidak seharusnya melibatkan agama sebagai pembenaran tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak mungkin manusia berkonflik lalu meminta Tuhan terlibat di dalamnya. Itu bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama," ujar Jacky.

Adapun, pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan penuh keakraban, dengan tujuan memperkuat rajutan kebangsaan di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Jusuf Kalla (JK) saat mengisi kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois, Amerika Serikat.

Beri Kuliah di NIU, JK Beberkan Alasan Transisi Energi Tak Mudah: Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

JK menyampaikan tantangan transisi energi hijau saat kuliah di Northern Illinois University, AS. Ia mendorong kolaborasi pemerintah dan pengusaha untuk perkuat investasi.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut