Pendidikan Reynhard Sinaga, Beberapa Gelar Master dan Studi Doktoral
- bbc
Korban yang saat kejadian berusia 19 tahun tersebut mengatakan ia pergi minum-minum dengan rekan-rekan dan pacarnya pada Sabtu malam, 24 Januari 2015.
Saat ditanya apakah dia dalam keadaan mabuk, pria itu mengatakan dalam kondisi cukup mabuk.
Ia bersama pacar dan teman-temannya berada di satu klab malam dan keluar dari klab karena bertengkar dengan sang pacar.
"Saya ingat dia mengajak saya ke tempatnya," kata pria itu dan menambahkan Reynhard "tampak baik" sehingga ia bersedia diajak.
Ia ditawari satu gelas minuman keras dan mengatakan merasa mual dan tak ingat apa-apa lagi setelah itu.
Saat ditanya jaksa penuntut apa yang ia rasakan saat terbangun pada pukul 10.00 pagi keesokan harinya, pria itu mengatakan "sangat hangover (sakit kepala berat setelah mabuk)".
Bagaimana dengan kondisi pakaian, tanya jaksa, dan dijawab "celana dalam keadaan terbuka".
Korban juga mengatakan pacarnya mencarinya sepanjang malam dan menelepon polisi.
"Saya dapat cowok 19 tahun"
Sebelum menghadirkan korban, jaksa penuntut memutar video perkosaan yang direkam oleh Reynhard sendiri dan dipertontonkan ke 12 juri melalui beberapa monitor TV di meja.
Dalam video berdurasi tiga menit itu - yang tidak diperlihatkan ke arah pengunjung dan media - terdengar suara orang mendengkur.
Jaksa penuntut mengatakan apa yang dialami korban pria itu serupa dengan apa yang dialami oleh para korban lain.
Korban tengah keluar di klab malam, "terpisah dengan pacar dan rekan-rekannya dan menjadi target terdakwa," kata jaksa.
"Rekaman itu sangat menggambarkan tindakan kriminal Reynhard Sinaga, yang dilakukan berulang kali dan lagi terhadap semua korban yang ada dalam dakwaan," kata jaksa.
"Pria umur 19 tahun ini terlentang tak sadarkan diri di lantai apartemen terdakwa dan terdakwa menurunkan celana dan celana dalam sampai ke paha dan bajunya ditarik ke atas."
Saat ditanya jaksa penuntut apakah ia sempat berbicara dengan Reynhard pada keesokan paginya, korban mengatakan ia bertanya apa yang terjadi dan dijawab bahwa "Saya tidak sadar."
Sejumlah pertanyaan yang diajukan pengacara Reynhard, Richard Litter, antara lain, apakah korban memang mau diajak ke apartemen untuk bereksperimen berhubungan seksual sesama jenis.