Pendidikan Reynhard Sinaga, Beberapa Gelar Master dan Studi Doktoral

Reynhard Sinaga disebut Kepolisian Manchester sebagai individu bejat yang kemungkinan melakukan tindak kejahatan selama 10 tahun. - Facebook
Sumber :
  • bbc

Pertanyaan yang langsung dijawab "tidak" oleh korban.

Pacar korban pertama yang memberikan kesaksian ini juga dihadirkan sebagai saksi.

Perempuan yang pada saat kejadian disebutkan berumur 20 tahun bercerita bagaimana ia mencari pacarnya dengan menelepon teman-temannya dan juga polisi.

Setelah mendengarkan kesaksian korban pertama dalam sidang keempat ini, jaksa membacakan pesan teks yang dikirimkan Reynhard kepada teman-temannya.

Sejumlah teks antara lain berbunyi, "Saya dapat cowok 19 tahun tadi malam yang lagi bertengkar dengan pacarnya yang menyebalkan. Tapi pagi ini, baru tahu kalau pacarnya menelepon seluruh dunia bahwa ia hilang telepon teman, ibu dan polisi," tulis Reynhard.

Pesan lain Reynhard kepada temannya berbunyi, "Dia menggairahkan, dan tinggi, cowok baik, kalem dan menyenangkan. Dia pantas mendapat cewek yang lebih baik atau cowo hahaha. Ya, yang pertama buat dia (berhubungan sesama jenis)"

Diperkosa lima kali

Saksi terakhir pada persidangan keempat yang dihadirkan pada Kamis 12 Desember 2019 adalah korban yang pada saat kejadian berumur 20 tahun.

Jaksa mengatakan sama seperti korban-korban perkosaan berantai lainnya, "korban terbangun di apartemen terdakwa, tak ingat apa pun, tidak memberikan persetujuan untuk difilmkan atau difoto dan tidak memberikan persetujuan untuk berhubungan seks dengan Reynhard Sinaga."

"Ia juga mengira terdakwa hanya membantunya, namun faktanya Reynhard Sinaga memperkosanya lima kali."

Pada malam kejadian, Kamis 27 April 2017, korban pria ini bersama sejumlah teman-temannya pergi ke klab malam, yang tak jauh dari tempat tinggal Reynhard.

Selama persidangan yang dihadiri BBC News, Reynhard tampak riang saat memasuki ataupun keluar dari ruang sidang.

Hakim menyebutkan ia tampak "menikmati jalannya sidang".

Mungkin jumlah korban yang sesungguhnya tak pernah diketahui.

Dalam persidangan yang melibatkan 48 korban pria muda dalam tindak perkosaan selama rentang waktu dua setengah tahun ini terungkap, para pria muda dalam keadaan rentan - mabuk dan tersesat- yang menjadi korban Reynhard.

Jaksa dan polisi menyatakan Reynhard menggunakan obat bius GHB untuk membuat korbannya tidak sadar.

Namun aparat tidak menemukan jejak obat bius di apartemen Reynhard.