Bagikan Gas Bareng Kemensos, Ahok Ingin Keadilan Sosial Diterapkan

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok jadi Komisaris Utama Pertamina
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hiro

VIVA – Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melakukan audiensi dengan Menteri Sosial Juliari P Batubara di Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis 16 Januari 2020.

Dalam pembicaraan antar dua instansi tersebut diketahui Ahok ingin melakukan kerja sama dengan Kemensos untuk menyinergikan program bantuan kepada rakyat miskin dan rakyat prasejahtera.

Adapun bantuan yang biasanya diberikan tersebut terkait program subsidi elpiji atau subsidi bahan bakar. Kedua instansi tersebut membahas terkait distribusi kepada rakyat agar tepat sasaran.

Ahok mengungkapkan langkah kerja sama dengan Kemensos sudah sangat tepat untuk mengurai masalah tersebut. Apalagi, Kemensos memiliki data-data yang rinci, sehingga diharapkan bantuan-bantuan yang akan diberikan tepat sasarannya.  

"Saya datang mau minta bantu pak Mensos, karena kan yang lebih tahu data pak Mensos karena ada data di Cawang kan, Kemensos kita ini datanya luar biasa sampai ada foto KTP, foto rumah, semua lengkap. Nah ini yang kami butuhkan, kami tidak mau lagi ada orang yang tidak tepat sasaran terima bantuan,” kata Ahok. 
 
Selain itu, dengan kerja sama dengan instansi terkait, Ahok berharap konsep keadilan sosial dapat diterapkan dengan baik. Jadi tidak sembarang memberi bantuan, dengan hanya bermodalkan sistem kupon. 

"Harusnya ya keadilan sosial dong, nah itu data kami pingin biar (didata terpadu kami ya) Mensos yang lead. Bisa contohkan Pertamina ingin bagikan tabung elpiji yang 12 kg, yang bagus untuk orang-orang yang ga mampu. Di lapangan bagi dikasih kupon bisa berantem itu, tapi kalau dengan data terpadu Kemensos bisa tepat sasaran. Nah model-model itu yang ingin kami lakukan,” ujarnya. 

Ahok juga mengingatkan jajaran Pertamina selalu menggandeng stakeholders terkait dalam menyalurkan bantuan-bantuannya, terlebih dalam keadaan bencana.  

“Jadi semisal contoh ada bencana itu ya, Pertamina ingin nyumbang ke wilayah kena bencana, nah kita harapkan kami ga berjalan sendiri lagi. Kita semua (data terpadu kemensos) kita harus percaya data yang ter-update ya punya Mensos,” ujarnya.