Eksekutif Google Pengobar Revolusi 2.0

Wael Ghonim, eksekutif Google saat berorasi di Lapangan Tahrir
Sumber :
  • Associated Press

Kini Ghonim merasa perannya telah usai. Ia ingin kembali ke kehidupannya seperti sedia kala, bekerja untuk perusahaan yang ia banggakan Google. "Google merupakan tempat terbaik untuk bekerja. Saya ingin kembali bekerja untuk Google, bila saya belum dipecat," kata Ghonim.

Selain itu, Ghonim juga sangat berterimakasih kepada Facebook. "Suatu hari saya ingin bertemu dengan Mark Zuckerberg dan berterimakasih langsung kepadanya," kata Ghonim. 

Di pihak lain, salah seorang eksekutif di Facebook mengatakan bahwa Ghonim, memang merupakan pahlawan Mesir yang sebenarnya. 

“Seperti  pahlawan sejati lainnya, Ghonim selalu berusaha mengecilkan perannya dan justru memberikan penghargaan kepada orang lain.Teknologi memang alat yang vital dalam sebuah perjuangan. Namun, kita percaya bahwa keberanian dan determinasi mereka adalah yang paling utama,” kata Elliot Schrage, Vice President Facebook Inc.

Setidaknya, keyakinan Ghonim terhadap kekuatan internet kini telah terbukti. Kepada temannya di Facebook, Ghonim pernah menceritakan keyakinannya. "Setahun lalu saya pernah berkata bahwa internet akan mengubah keadaan politik di Mesir, tapi beberapa teman mengejek pendapat saya."

Setelah Mubarak jatuh, Ghonim memberi resep khusus kepada negara-negara lain yang ingin menyusul Mesir. "Bila Anda ingin membebaskan sebuah masyarakat, beri saja mereka Internet."

Menurutnya, rezim diktator Mesir berhasil membekap gerakan oposisi selama dekade 1970, 1980, dan 1990. Namun, ketika internet datang, mereka gagal.

Ghonim berjanji untuk membeberkan semua pengalaman dan pandangannya tentang peran media sosial dalam sebuah buku. "Saya akan menuliskan buku berjudul Revolusi 2.0." (hs)