Cork & Screw

Sangria Cork & Screw
Sumber :
  • Vivanews/ Nurcholis Anhari Lubis

VIVAlife - Jika ini bukan merupakan resep keberhasilan, saya tak tahu ini apa. Faktor Kuningan boleh jadi penting. Seperti para penggiat real estate akan selalu menandaskan pada Anda: lokasi, lokasi, lokasi.

Dan kini, setelah melayani The Beautiful People selama berbulan-bulan sampai babak belur, Cork & Screw mulai kalem, mawas diri, dan membiasakan diri dengan habitatnya.

Aturan bea cukai yang membatasi suplai alkohol, yang akhir-akhir ini semakin ketat, memang tak mendukung, tapi apa yang tersisa dari pilihan mereka memadai, bahkan patut dihargai:  Wente Sauvignon Blanc dan Riesling dari lima tahun terakhir, misalnya, mengukuhkan mitos tentang anggur California yang ceria, Tyrell’s Verdelho 2006 yang kuat rasa buahnya, dengan rasa akhir yang sarat jeruk lemon, beberapa botol Bordeaux yang mantap, sekitar 250 label secara keseluruhan.

Wine bar di muka restoran, seolah tegak mengancam dari balik tong-tong besar di mana kita memesan anggur, bisa mengintimidasi sebagian orang, namun begitu kita duduk di sana untuk menikmati house pour, dengan beberapa iris keju, perasaan kita akan segera berubah.

Sulit, memang, melepaskan diri dari pesona anggur dan cocktail-nya, dan semua ini datang dengan semacam sikap: ruang dan pelayan seringkali dingin dan tanpa ekspresi, sementara musiknya sering membuat telinga teriris jika dipasang terlalu keras. Namun, mata, telinga dan lidah akan dimanjakan oleh Stellar Strawberry Bellini –campuran menarik yang terdiri dari Absolut Vodka, Strawberry Monin, stroberi, dan sampanye, – atau sangria tinta yang nikmat, yang paling enak yang pernah saya minum di manapun, dan anggur apapun yang diletakkan di atas meja.

Namun makanannya, yang kita tahu adalah makanan Koi, selalu dapat diandalkan: kaya rasa, kadang terilhami, nyaris selalu ringan. Kerang gratin yang disajikan di atas roti panggang, barangkali, atau crepe ikan salmon yang lembut, yang terakhir ini penuh kenikmatan mentega, krim dan saus rasa lemon, serta satu sendok besar crème anglaise sebagai pendampingnya.

Atau satu piring kecil lumpia udang dibungkus dengan kulit tahu dan disajikan bersama saus kedelai? Favorit saya: sup asam pedas (hot and sour soup), tahu yang digoreng lembut berbalut remah bumbu, dengan saus kecap asam manis bertabur potongan kacang, dan Oriental Chicken Salad. Jangan lewatkan hidangan penutup: Rhubarb Crumble dengan es krim vanilla (terlezat di kota ini), Chocolate Melt dua rasa, dan Krakatoa, kue busa lapis yang dibungkus gumpalan putih telur manis lalu di-flambée...

Alamat
: Ground Floor, Wisma Kodel, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-4, Kuningan, Jakarta Selatan

Harga
: Sekitar Rp400.000 untuk 2 orang (makan malam dengan wine)

Jam buka: Setiap hari pukul 12.20 – 2:00 WIB

Busana: Gaya dan cantik

Atmosfer: Sangat cozy

Metode pembayaran: Menerima semua kartu kredit utama


Sumber : Jakarta Good Food Guide