Para Penjual Drama Kehidupan

Roro Fitria
Sumber :
  • Instagram


Ditambahkan Roro, sebelum tenar, ia sudah bergabung dengan klub mobil mewah. Tak sampai di situ, Roro juga blakblakan menguak sisi lain dari kehidupannya. Roro mengaku sering menjalani ritual mistis untuk menjaga kecantikannya.  Tak banyak yang berani melakukan hal ini.

Ia memiliki ritual khusus di malam-malam tertentu. Ia mengaku sering berendam dalam air bertabur kembang tujuh rupa. "Setiap malam-malam tertentu, malam Jumat kliwon, malam Selasa Kliwon, dan malam Weton saya," kata dia.

Dimanjakan media

Tingkah polah selebriti yang gemar menarik perhatian publik dengan menjual cerita kehidupan pribadi bukan lagi hal yang tabu. Mereka justru berlomba-lomba mengeskpos aib dan harta kekayaan demi mendongkrak popularitas.

Dan yang membuat para artis ini senang, media seakan memberi ruang dan tempat untuk eksis dan berbagi cerita. Hal itu terlihat dari sejumlah televisi yang sengaja mengundang para artis ini untuk mengumbar cerita mereka di hadapan publik.

Hal ini juga dibenarkan oleh Sosiolog Devi Rachmawati. Menurut Devi, jenis selebriti ini memiliki komunitas yang spesial. Namun, jumlah komunitas seleb ini tidaklah banyak. Sehingga para artis ini mendapat tempat untuk menunjukkan eksistensinya ketika dimanjakan media.

"Dapat dukungan media, seperti media sosial dan juga televisi. Sehingga memudahkan mereka untuk tampil eksis," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Selain itu, menurut Devi, dengan adanya dukungan media memudahkan mereka untuk tampil dan meraih popularitas. "Mereka juga ingin mendapat pengakuan dari lingkungannya, dan juga masyarakat," ujarnya.

Pernyataan yang sama juga dilontarkan psikolog, Efnie Indrianie. Menurut psikolog muda ini, sejumlah artis itu semakin merasa senang dan puas, karena artis tersebut merasa memiliki fasilitas untuk nampang di depan publik.

"Dengan adanya fasilitas atau mediator dari lingkungan, karakter tersebut akan semakin kuat," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ditambahkan Efnie, orang yang suka mencari perhatian orang lain atau narsistik, tetapi tidak disertai prestasi atau hal positif lainnya selalu tampil eksentrik. Itu termasuk strategi para artis untuk dilirik publik. "Sehingga orang akan melihat mereka," ujarnya.