Mulai Dianggap Ayah Membosankan, Obama Ajak Anak Berpesiar

Barack Obama dan putrinya, Malia.
Sumber :
  • REUTERS/Yuri Gripas
VIVA.co.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, mengajak 'kencan' dua orang yang disebutnya gadis luar biasa, yang menganggapnya sebagai pria membosankan, yaitu kedua putrinya Malia dan Sasha.

Dilansir dari Reuters , Sabtu, 18 Juli 2015, Obama menanggalkan sementara perannya sebagai 'Commander in Chief' yang disandangnya sebagai presiden AS, untuk menjadi 'Dad in Chief' pada akhir pekan ini.

Dia mengajak dua putrinya 'kencan' di New York City pada Jumat malam, 17 Juli 2015, serta beberapa rencana lain sepanjang Sabtu, meninggalkan kegiatan rutin akhir pekannya yang biasa melibatkan kerja dan golf.


Obama sebenarnya telah beberapa kali berbicara, tentang akan betapa sedih dirinya, ketika suatu hari nanti dua putrinya yang telah mulai beranjak dewasa, mulai pergi 'meninggalkan sarang'.


Malia putri tertuanya yang berusia 17 tahun, telah terlihat mulai berkeliling kampus. "Saya telah merasa takut, akan kursi kosong di meja makan, saat Malia kuliah nanti," tulis Obama pada Juni lalu di majalah More.


Pada Jumat, Sahsha yang berusia 14 tahun ikut dalam pesawat kepresidenan Air Force One, bersama ayahnya untuk perjalanan akhir pekan. Sasha juga mengajak dua temannya.


Malia diisukan bakal menjalani pekerjaan barunya selama musim panas di New York City, pada lokasi pengambilan gambar serial televisi HBO berjudul "Girls."




Setelah menyelesaikan sedikit urusan pekerjaannya, menghadiri acara pengumupulan dana, Jumat, Obama mengajak tiga gadis itu makan malam di Carbone, restoran Italia-Amerika bergaya retro di Greenwich Village.


Untuk Sabtu, The New York Post melaporkan, Obama akan menonton pertunjukkan musik hip-hip "Hamilton" di Broadway. Obama sebelumnya pernah menyebut khawatir, kehidupan di Gedung Putih akan mempengaruhi putrinya.


Namun kekhawatiran itu disebutnya tidak terjadi. "Mereka baik, memperlakukan semua orang dengan hormat. Mereka percaya diri, tapi tanpa menjadi sombong," kata Obama dalam wawancara Juni lalu.


"Sekarang, sayangnya, mereka telah mencapai usia di mana mereka masih mencintai saya, tapi mereka berpikir saya sepenuhnya membosankan. Jadi mereka akan datang, berbicara selama 10 menit, lalu pergi sepanjang akhir pekan," katanya.


"Mereka membuat saya patah hati!" ujar Obama, yang akan segera berakhir masa jabatannya di periode kedua, pada 2016. Kedua putrinya masih kecil tujuh tahun silam dan kini tengah beranjak dewasa.


Hal itu sangat disadari Obama, yang tampaknya tidak mau berakhirnya masa jabatan, terjadi diserta 'hilangnya' kesempatan menikmati masa-masa indah bersama kedua putri, yang tidak dapat diluangkannya banyak waktu saat menjabat. (ren)