Kelompok di AS Percaya Bumi Dimusnahkan pada 7 Oktober 2015

Ilustrasi: spekulasi planet saling bertabrakan saat kiamat.
Sumber :
  • dailymail.co.uk
VIVA.co.id
- Sebuah perkumpulan keagamaan di dunia maya berkali-kali memprediksi bahwa bumi akan mengalami kehancuran. Meski terbukti salah namun mereka tidak kapok menetapkan tanggal baru untuk kemusnahan bumi.


Yang terbaru, perkumpulan yang bernama eBible Fellowship ini mengatakan bahwa bumi akan hancur pada 7 Oktober 2015, tepatnya hari ini. Hal ini diungkap oleh pemimpin mereka, Chris McCann.


"Menurut kitab, kemusnahan akan terjadi pada 7 Oktober, hari dimana Tuhan telah berkata, 'Dunia akan kiamat'. Bumi akan hilang selamanya, dimusnahkan," ujar McCann, pemimpin dan pendiri dari perkumpulan itu, seperti dikutip dari
The Guardian
, Rabu, 7 Oktober 2015.


Menurut prediksi baru McCann dan anggota perkumpulannya, prediksi ini tidak akan meleset. Hal ini sudah tertuang dalam kisah di kitab Injil.


"Tidak akan ada lagi penundaan eksekusi. Pada 7 Oktober, dunia akan berakhir. Tuhan telah menghancurkan bumi, pertama dengan air atau banjir, saat zaman Nabi Nuh. Dia mengatakan tidak akan melakukan hal serupa untuk menghancurkan bumi, tidak dengan air lagi. Tapi dalam Petrus ayat 2 dan 3, dia mengatakan akan menghancurkan dengan api," papar McCann.


Sebelumnya, McCann dan eBible Fellowship pernah mengatakan jika dunia akan hancur pada 21 Mei 2011. Namun prediksi itu terbukti salah. Kemudian mereka juga pernah mengatakan jika saat bulan merah darah muncul, tepatnya 27 September kemarin, dunia akan musnah. Namun sampai sekarang dunia masih aman-aman saja.


Sejatinya, harapan kepunahan bumi telah diungkap pertama kali oleh seorang pembaca acara radio, Harold Camping yang berbasis di California. Saat prediksi kiamat 21 Mei 2011 tak terbukti, dia meralatnya menjadi Oktober 2011. Saat tidak juga terbukti, Camping pun pensiun dan tidak lagi menampakkan diri ke publik sejak saat itu. Dia meninggal pada 2013, di usia 93 tahu.


Prediksi McCann awalnya juga berdasarkan pemaparan Camping. Dia percaya jika prediksi kiamat 21 Mei itu benar adanya. Itu adalah hari penghakiman, suatu hari dimana Tuhan berhenti memproses pemilihan umat beriman mana saja yang akan diselamatkan dari kiamat.


"Pada 21 Mei proses pemilihan umat yang beriman itu selesai. Tuhan kemudian mulai memilih umat yang tidak beriman, yang masih patut mendapat keselamatan. Pemilihan ini dilakukan Tuhan selama 1.600 hari. Jika dirunut, hari terakhir keputusan penyelamatan dari Tuhan jatuh pada 7 Oktober 2015. Sangat kuat prediksi ini akan terjadi, meskipun ada kemungkinan kiamat batal dilakukan," papar McCann.


Ilmuwan sendiri memiliki beberapa teori kapan bumi akan hancur. Meskipun tidak dalam waktu dekat, namun penyebab utamanya adalah matahari. Suhu matahari diprediksi akan semakin meningkat dan memakan/membakar bumi secara perlahan. Dipercaya ilmuwan, butuh waktu 7,6 miliar tahun bagi matahari untuk 'memakan' bumi.