Tips Memilih Lensa Kontak yang Baik

Wanita dengan lensa kontak
Sumber :
  • Pixabay
VIVA.co.id
- Penggunaan lensa kontak banyak dipilih orang-orang karena lebih praktis dibandingkan dengan kacamata. Selain membantu indera penglihatan bagi penderita rabun jauh, kontak lensa juga sudah menjadi gaya hidup sebagian orang.

Namun demikian, Anda harus jeli dalam memilih lensa kontak. ‎Selain penggunaan yang harus higienis, bentuk kemasan lensa kontak juga harus diperhatikan.

"Ada tiga kesulitan bagi pengguna lensa, pertama kemasan yang keras saat dibuka, sehingga tangan harus dicuci bersih. Kemudian mencari lensa yang warna seperti air, dan memastikan terbaik atau tidak," ujar Steve Newman selaku Managing Director Menicon Singapore kepada VIVA.co.id baru-baru ini.

Anda tidak perlu khawatir dalam memilih kontak lensa. Beberapa tips di bawah dapat dijadikan referensi untuk memilih kontak lensa agar tetap higienis mulai dari awal pemakaian.

Kemasan

Kemasan yang mudah dibuka mengurangi risiko kontaminasi kotoran, minyak, bakteri dan mikrooganisme dari jari yang pindah ke permukaan mata. Hal ini juga dapat meminimalisir iritasi mata. 

Carilah kemasan yang mudah dibuka dengan bahan aluminium foil seperti adanya perekat yang kedap udara. Kemasan yang tipis tentu dapat digunakan kapan saja dan tidak memakan banyak tempat.

Bentuk lensa

Pilihlah lensa dengan pinggiran atau tepi yang halus sehingga dapat mengurangi gesekan antara kelopak mata dan tepi lensa saat mata berkedip. Contohnya, Anda dapat memilih desain aspheris agar penglihatan lebih tajam. 

Ukuran

Bagi penderita rabun jauh dapat menggunakan lensa yang berukuran base curve 8,60 mm dan diameter 14,2 mm.  Ukuran ini dapat dipakai penderita minus -0,50 hingga 10,00.