Indonesia-Selandia Baru Jalin Kerja Sama Pendidikan

Indonesia-Selandia Baru Jalin Kerja Sama Pendidikan
Sumber :

VIVA.co.id – Selandia Baru (New Zealand) jadi salah satu patner strategis Indonesia dalam mengembangkan kerja sama pendidikan. Program beasiswa, pertukaran pelajar, dan riset jadi salah satu program unggulan. Selandia Baru berkomitmen ingin membantu Indonesia lewat dunia pendidikan.

Demikian terungkap dalam pertemuan Ketua Grup Kerja Sama Parlemen (GKSP) DPR RI dengan Selandia Baru, Firmandez (F-PG) bersama Ketua Indonesia Education Partnership Mr. Brook William Ross, Senin 25 April 2016 di DPR. Brook mengungkapkan, setidaknya ada delapan universitas ternama di Selandia Baru yang siap menjalin kerja sama pendidikan dengan sejumlah universitas di tanah air.

Hadir mendampingi Firmandez, Sutan Adil Hendra (F-Gerindra) dan Ali Taher Parasong (F-PAN). DPR sendiri menyambut baik sekaligus mengapresiasi Selandia Baru yang serius memberi bantuan beasiswa dan riset bagi para mahasiswa dan dosen di Indonesia. Dalam waktu dekat sudah akan terjalin kerja sama Selandia Baru dengan universitas di Jambi.

Dalam pertemuan itu, Brook mengungkapkan, ada program diskon biaya pendidikan S3 di Selandia baru hingga 80 persen, khusus bagi para mahasiswa Indonesia. Bahkan, para dosen yang ingin mengembangkan riset di Selandia Baru, akan segera difasilitasi. Program penguatan kurikulum perkuliahan di Indonesia juga akan dilakukan, agar sejumlah kampus di Indonesia bisa disejajarkan dengan kampus-kampus di Selandia Baru dan kampus internasional lainnya.

Bantuan pendidikan juga akan digalakkan untuk kawasan Indonesia timur. Selama ini kerja sama pendidikan, kata Firmandez, lebih banyak terpusat di Pulau Jawa. Ali Taher putra asli NTT juga berharap agar bantuan pendidikan bisa sampai ke timur Indonesia.

Hanya saja menurut Brook, mahasiswa dari Indonesia timur masih minim penguasaan bahasa Inggrisnya. Untuk itu, akan diberi bantuan pula berupa pelatihan bahasa, agar mahasiswa dari kawasan timur bisa bersaing dengan para mahasiswa dari Pulau Jawa. (www.dpr.go.id)