Transformasi Fesyen Marks and Spencer Sejak 1932

Twiggy (kiri) gunakan koleksi M & S
Sumber :
  • Marks & Spencer

VIVA.co.id – Untuk tampil menarik, peran busana menjadi salah satu kunci utama. Bahkan, busana yang dikenakan seorang artis atau selebriti berpotensi disukai publik lantaran memberi tampilan yang baik.  

Dan Bos Marks & Spencer yang baru, Steve Rowe mempersiapkan rencananya untuk mengatasi penurunan penjualan pakaian lini busananya, salah satunya dengan menggandeng pakar fesyen.   

"Kami meminta Sandra Halliday, pakar fesyen dan pendiri trendwalk.net blog untuk melihat kembali selama bertahun-tahun ketika M & S menjadi trendsetter dan ketika jatuh," katanya, seperti dilansir dari BBC. Berikut ini tren fesyen Marks & Spencer sejak 1932 hingga saat ini.

1932

Pata tahun ini, sangat banyak terlihat ciri khas mereka, dan tepat sasaran. Fesyen tahun ini ada  tranformasi siluet secara radikal setelah potongan lepas 1920-an dan pada 1932, model fesyen atasan lengan panjang dipadu dengan rok panjang.

1950

Pada tahun ini koleksi trapeze atau rok puffball sangat populer. Rok dipadu dengan atasan tanpa lengan warna terang.

1967

Setelah tren rok penuh berlangsung lama, pada 1967, M & S menargetkan perempuan karier atau yang bekerja di toko dan kantor. Saat itu, M & S menggunakan jasa model Twiggy untuk menjual pakaiannya. Fesyen yang tren tahun ini adalah pakaian terusan hippie tanpa lengan.  

1972

Mengingat bahwa ini adalah tahun musisi David Bowie, Glam Rock, Led Zeppelin, yang sangat konservatif, sehingga fesyen mencerminkan gaya mereka. Misalnya, pakaian dengan kerah sedikit lebih lebar, celana cutbray dan kemeja.

1983

Fesyen M & S makin dikenal pada 1983, gayanya terpengaruh Putri Diana, rok yang tidak terlalu pendek, celana jengki Midnight Runners. Ini menarik bagi wanita yang ingin memasuki tren fesyen dengan pakaian berkualitas baik.

1996

Ini hanya beberapa tahun sebelum M & S menghadapi badai yang mengerogoti dominasinya di industri mode. Tren mode tahun ini dipengaruhi gaya Gucci dan Prada yang mulai populer. Kebanyakan pelanggan lebih senang bereksperimen dengan busana yang dimiliki dibanding harus membeli baju baru.

2006

Ini adalah puncak dari obsesi M & S dengan model selebriti dan terlihat mencerminkan pendekatan fesyen pada saat itu. Beberapa potongan memiliki karakter kuat, namun tidak selalu mendapatkan keseimbangan yang tepat, sehingga mematikan beberapa desain yang sangat kuat saat ini.

2016

Perusahaan masih menghadapi tantangan besar untuk menarik konsumen mainstream. Baru-baru ini, koleksi mereka yang dikenakan Alexa Chung adalah salah satu yang menarik.

Meski tidak terlalu mengesankan, namun ada beberapa orang yang memberi komentar positif pada busana yang dikenakannya dan penjualannya secara online sangat cepat. Busana klasik, dengan model sangat sederhana.