01-06-1942: Kamp Konsentrasi Nazi Bocor ke Publik

Sejumlah personel Nazi "membereskan" mayat kaum Yahudi dari Kamp Chelmno.
Sumber :
  • en.wikipedia.org

VIVA.co.id – Hari ini 74 tahun silam. Surat kabar bawah tanah, Liberty Brigade, membuat berita soal penyebaran gas beracun terhadap puluhan ribu orang Yahudi di Chelmno, kamp kematian Nazi, yang dioperasikan di Polandia hampir tujuh bulan setelah pemusnahan tahanan.

Mengutip situs History, satu tahun sebelumnya, sebuah alat yang bernama "Solusi Akhir" (Final Solution) dirancang. Sebanyak 700 orang Yahudi terbunuh dengan menggunakan gas yang disalurkan melalui sebuah van yang digunakan untuk mengangkut mereka ke desa Chelmno di Polandia.

Van tersebut kemudian menjadi ruang kematian bagi total 360 ribu orang Yahudi dan lebih dari 200 komunitas di Polandia. Keuntungan dari bentuk pemusnahan seperti ini adalah "tak terlihat" (invisible).

Satu bulan sebelum Konferensi Wannsee 1942, van yang berisi gas beracun di Chelmno digunakan untuk membunuh hingga 1.000 orang Yahudi dalam sehari. Van tersebut menyediakan "Solusi Akhir" bagi Adolf Eichmann dan peserta Wannsee lainnya.

Bagi Nazi, pembunuhan massal dengan gas adalah sarana yang paling tertib dan sistematis untuk menghilangkan kaum Yahudi Eropa.

Puncaknya, pada hari ini, kisah seorang pemuda Yahudi, Emanuel Ringelblum, (yang lolos dari kamp kematian Chelmno setelah dipaksa untuk mengubur mayat mereka dengan cara dilemparkan keluar dari mobil gas), ini dipublikasikan oleh Liberty Brigade.

Dengan demikian, terkuaklah program rahasia Nazi ini ke seluruh dunia. Dan, negara Barat mengakui kalau apa yang dilakukan rezim Adolf Hitler melalui pembantaian orang-orang Yahudi ini sangatlah mengerikan dan tak berprikemanusiaan.