6-7-1988: Kilang Minyak di Laut Utara Meledak

Kebakaran terjadi di Jalan Kramat III, Jakarta Pusat, RT 3/9, Kwitang, Jakarta Pusat, sekitar pukul 23.56 WIB.
Sumber :

VIVA.co.id – Hari ini, 28 tahun yang lalu, sebuah ledakan merobek kilang minyak di Laut Utara. Ledakan itu menewaskan 167 orang pekerja, dan disebut sebagai insiden terburuk sebuah kilang minyak. 

The Piper Alpha rig, adalah kilang minyak terbesar di Laut Utara. Kilang minyak ini dimiliki oleh Occidental Oil dan memiliki sekitar 225 pekerja yang sedang berada di kilang minyak tersebut saat ledakan terjadi. Lokasi kilang minyak berada sekitar 120 mil di lepas pantai timur laut Skotlandia. Kebocoran gas dikabarkan menjadi penyebab terjadinya ledakan tersebut. Menurut kabar, ledakan itu bahkan menghasilkan sebuah bola api yang membumbung hingga 350 meter ke udara.

Dikutip dari History, api yang tercipta akibat ledakan itu mengandung asap beracun yang akhirnya membunuh banyak pekerja. Pekerja lainnya memilih untuk meloncat ke dalam laut dari ketinggian 100 kaki, mereka berusaha menghindari api dan asap. Padahal udara saat itu sedang membeku karena menjelang musim gugur. Minyak yang terbakar juga mengambang di laut yang dingin dan membahayakan nyawa pekerja. Pekerja yang berada di laut berhasil diselamatkan oleh helikopter dan kapal pencari.

Pengeboran ini berdiri sejak tahun 1970-an. Mereka dikabarkan memiliki catatan keamanan yang buruk. Namun kebanyakan kematian terjadi karena cuaca yang buruk. Sebuah penyelidikan yang dilakukan pada tahun 1990 menemukan adanya pelanggaran prosedur keselamatan  di kilang tersebut, sebelum terjadi bencana. Namun apa penyebab ledakan tidak teridentifikasi. Tahun 1997, pihak penyelidik mengatakan, dua pekerja yang tewas diduga lalai hingga menyebabkan kecelakaan itu terjadi. Namun keputusan itu tidak berlaku umum.