Keuangan Kritis, Cobalah Diet Gaya Hidup

Ilustrasi boros di bulan ramadan.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Sikap konsumtif memang terbukti merugikan, baik diri sendiri maupun negara. Seharusnya kita bisa mengurangi atau menghilangkan hasrat konsumsi. Mungkin langkah awalnya ditekan sesuai dengan kemampuan.

Anda harus bisa membiasakan diri untuk membelanjakan uang sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan semata. Misalnya saja kebutuhan makan. Semua orang memang butuh makan. Namun makan tidak harus di restoran terus kan? Makan bisa dilakukan di rumah untuk menghemat pengeluaran.

Memang sesekali tidak ada salahnya jika kita mengeluarkan banyak urang untuk bersenang-senang. Namun kita harus ingat bahwa tidak selamanya kita akan bisa menghasilkan banyak uang, Ada masanya kita tidak memiliki pendapatan sebesar ini, atau bahkan kita harus pensiun. Tidak ada yang tahu kan?

Untuk menghilangkan sikap konsumtif secara perlahan-lahan, bisa memulainya dengan cara diet gaya hidup. Diet tidak hanya untuk menurunkan berat badan saja, kok. Anda bisa melakukan diet dalam hal menabung.

Agar diet gaya hidup ini berhasil, harus ada kemauan dan kerja keras yang dilakukan. Anda harus bisa membiasakan diri untuk menabung secara teratur. Tidak hanya dalam tahap bulanan, namun harus dibiasakan setiap hari. Berikut ini merupakan beberapa cara diet gaya hidup yang bisa dilakukan.

  1. Mencari hal tersier yang membuat boros

Pertama, Anda harus menyadari apa saja hal-hal tersier yang selama ini cukup menguras kantong Anda. Misalnya saja kebiasaan minum kopi harus di cafe mahal, mencuci rambut harus di salon, sering menonton bioskop, atau kebiasaan mampir ke minimarket untuk membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Jika Anda telah mengetahui kelemahan tersebut, sebaiknya segera memotong pengeluaran tersebut.

Baca Juga: 5 Bisikan Boros yang Harus Dilawan

  1. Mengetahui target yang ingin dicapai

Langkah kedua yang bisa dilakukan ialah dengan membuat sebuah target tabungan yang harus dicapai. Perhitungkan berapa jumlah uang yang mampu disisihkan setelah menerima gaji, tentunya setelah dikurangi dengan biaya-biaya yang harus dikeluarkan seperti pengeluaran bulanan, cicilan, listrik, pulsa, atau uang makan.

Perhitungkan berapa jumlah yang bisa Anda sisihkan setiap harinya untuk ditabung. Tentu saja target yang harus dicapai juga harus realistis, jangan sampai membebani Anda. Setelah target dibuat, segera praktekkan metode ini dalam jangka satu bulan.

Baca Juga: 8 Cara Cermat Mengatur Gaji Bulanan

  1. Memisahkan uang tersebut dari tabungan asli atau dompet

Jangan sampai Anda lupa memakai uang yang seharusnya disisihkan hanya karena lupa memisahkan uang tersebut. Sebaiknya sisihkan uang tersebut pada tempat lain, bisa dalam bentuk celengan fisik atau rekening lain.

Ada beberapa orang yang merasa lebih termotivasi saat menabung di celengan fisik, namun ada juga yang merasa lebih praktis menabung di rekening. Semuanya terserah Anda, namun jangan campurkan uang yang seharusnya ditabung dengan uang yang digunakan sehari-hari.

  1. Mencari solusi alternatif untuk berhemat

Apabila Anda memang memiliki tekad yang kuat untuk menabung, maka Anda akan berusaha apapun untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satunya dengan mencari solusi alternatif untuk berhemat.

Misalnya saja, Anda bisa mengurangi kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya tidak terlalu penting seperti nonton bioskop, minum kopi di kafe, atau memesan pakaian langsung dari desainer terkenal.

Anda bisa mengakalinya dengan menonton film di rumah, minum kopi di rumah atau warung kopi, dan membeli baju dengan harga terjangkau di toko. Kegiatan-kegiatan di atas cukup menguras uang di kantong Anda. Dengan mengurangi hal-hal yang dirasa kurang penting, Anda akan menyimpan uang dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

Baca Juga: Mengenal ORI dan Sukuk Ritel, Apa Keuntungan dan Risikonya?

https://www.cermati.com/artikel/mengenal-ori-dan-sukuk-ritel-apa-keuntungan-dan-risikonya

Cobalah untuk menabung

Beberapa cara di atas dapat Anda lakukan untuk menerapkan pola diet gaya hidup untuk masa depan yang lebih baik. Pastikan bahwa jumlah pengeluaran tersier tidak lebih besar daripada jumlah yang ditabung setiap bulannya.

Apabila selama ini Anda belum menabung paling sedikit 20 persen dari penghasilan setiap bulan, sebaiknya mulai lakukan diet keuangan secepatnya. Tentu Anda berharap kondisi keuangan yang lebih baik di tahun ini daripada tahun sebelumnya, kan?

Baca Juga: 9 Strategi Jika Tak Bisa Membayar Utang