Faktor Ini Buat Harga Emas Melemah

Seorang petugas menunjukkan emas batangan.
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Harga emas acuan dunia, kembali mengalami penurunan pada Selasa pagi, setelah pada dua sesi berturut-turut catatkan keuntungan. Turunnya harga emas pagi ini, disebabkan oleh penguatan dolar Amerika Serikat.

Dilansir dari laman Reuters, pada Selasa 11 Oktober 2016, tercatat harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi ke level US$1.256,30 per ons, setelah pada pembukaan Senin kemarin, ada di level US$1.263,8 per ons.

Penguatan dolar AS pada awal perdagangan Selasa pagi terjadi di pasar Asia. Selain itu, masih lemahnya harga emas di posisi terendah, juga disebabkan masih khawatirnya dampak dari keluarnya Inggris dari keanggotan Uni Eropa.

Emas domestik

Sementara itu, harga emas di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini bergerak stabil.  Berdasarkan data Unit Bisnis Antam, untuk pembelian di kantor Pulogadung, emas dibanderol Rp599 ribu per gram, atau sama dibandingkan harga jual Senin.
 
Sedangkan untuk pembelian kembali, atau buyback, tercatat turun Rp2.000 per gram. Antam menetapkan harga sebesar Rp523 ribu per gram, atau turun dari senin lalu yang sebesar Rp525 ribu per gram.

Berikut ini, harga emas berdasarkan ukuran. Emas lima gram Rp2,85 juta, 10 gram Rp5,65 juta, 25 gram Rp14,05 juta, 50 gram Rp28,05 juta. 

Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp56,05 juta, 250 gram Rp140 juta, dan emas 500 gram dibanderol Rp279,8 juta.
 
Sementara itu, untuk produk Batik all series ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,1 juta dan Rp11,8 juta. 

Sedangkan untuk produk edisi Idul FItri, ukuran dua dan lima gram dibanderol Rp1,23 juta dan Rp2,92 juta.

Untuk transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Hari ini, untuk ukuran emas tiga gram dan 100 gram tidak tersedia. (asp)