Australia, Afrika Hingga Serbia Tertarik Investasi di RI

Kepala BKPM, Thomas Lembong.
Sumber :
  • Anwar Sadat/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperkirakan angka realisasi investasi telah mencapai Rp445,5 triliun atau sekitar 75 persen dari target 2016. BKPM optimistis bahwa capaian target tahun ini sebesar Rp594,8 triliun.

Kepala BKPM, Thomas Lembong, mengungkapkan hingga kini investor dari Singapura, Australia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Afrika Selatan, dan Serbia telah melakukan konfirmasi untuk melakukan one on one meeting dengan beberapa pihak di Indonesia di ajang Trade Expo Indonesia 2016.

”Kehadiran perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia dapat dimanfaatkan oleh investor (luar negeri) yang ingin melakukan konsultasi terkait rencana investasi mereka," kata Kepala BKPM, Thomas Lembong di Trade Expo Indonesia di JIExpo pada Kamis, 13 Oktober 2016.

Selain one on one meeting, sekitar 600 peserta yang telah melakukan konfirmasi dapat melakukan kunjungan ke kawasan industri yang ada di sekitar Jakarta. Ada dua kawasan industri yang dipilih, di antaranya Suryacipta Industrial Estate dan Bekasi Fajar industrial Estate.

"Investor diharapkan mendapatkan gambaran mengenai kondisi kawasan industri yang ada di Indonesia sebelum akhirnya memutuskan untuk menanamkan modalnya di Indonesia," ujar Tom.

Perdagangan, pariwisata, dan investasi adalah tiga aktivitas ekonomi utama yang diharapkan dapat berkontribusi positif dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi 2017 5,7 persen. "BKPM terus melakukan berbagai langkah aktif termasuk beberapa waktu lalu bekerjasama dengan Kepolisian RI terkait keamanan investasi," ucapnya.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, optimistis bahwa kolaborasi perdagangan dan investasi akan menghasilkan kemajuan pembangunan ekonomi yang signifikan. “Keduanya saling terkait dan mendukung satu sama lain,” ujarnya.