Ingin Menghemat Gaji Pertama? Ikuti Cara Ini

Bonus untuk karyawan. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • CNBC

VIVA.co.id – Gaji pertama hal yang paling ditunggu-tunggu ketika kita baru mulai bekerja di suatu perusahaan. Setelah hampir sebulan berkontribusi di pekerjaan baru, gaji pertama merupakan imbal jasa yang diberikan perusahaan.

Managing Director HaloMoney.co.id, Jay Broekman mengatakan, gaji pertama sering berpotensi membuat kita melakukan beberapa kesalahan mendasar tentang pengelolaan uang. Hal ini umum terjadi pada mereka yang baru pertama kalinya mendapatkan uang dari bekerja (first jobber), meski bisa juga tetap terjadi pada mereka yang sudah berpengalaman.

“Rasa senang ketika pertama kalinya menerima uang dari perusahaan kita tempat baru bekerja pertama kali sering membutakan mata kita dalam urusan pengelolaan keuangan yang baik. Mengetahui apa saja kesalahan yang sering terjadi dapat membuat kita mengantisipasi kesalahan tersebut,” kata Jay.

Berikut ini lima kesalahan pengelolaan keuangan ketika menerima gaji pertama yang perlu dihindari.

1. Menghabiskan seluruh gaji

Saat pertama kali mendapatkan uang, ada kecenderungan untuk menghabiskan seluruh uang tersebut untuk bersenang-senang dan menikmati hidup. Hal ini sering terjadi pada para pekerja muda. Bijaklah dalam mengatur pengeluaran agar gaji pertama tidak sampai habis seluruhnya.

2. Tidak menabung

Sekalipun tidak semua gaji pertama digunakan untuk berfoya-foya, tidak mengalokasikan gaji pertama Anda untuk menabung, bukanlah hal yang bijak. 

Aktivitas menabung merupakan hal yang perlu dilakukan sejak dini. Tabungan merupakan salah satu tolak ukur kekayaan finansial pribadi dan bisa dimulai sejak pertama kali menerima gaji.

3. Tergoda untuk menggunakan gaji pertama

Setelah menerima gaji pertama, ada dua macam godaan dari lingkungan sekitar: mentraktir teman-teman dan ikut bersenang-senang menghabiskan uang yang dimiliki. 

Untuk mencegah hal ini, sejak awal sisihkan jumlah uang yang digunakan untuk tabungan dan uang untuk keperluan sehari-hari. Dengan demikian, Anda hanya menyimpan sejumlah kecil uang yang memang tepat digunakan untuk sedikit bersenang-senang dengan teman-teman.

4. Membocorkan jumlah gaji yang diterima ke orang lain

Gaji merupakan hal sensitif yang sebaiknya tidak diberitahukan kepada orang lain. Saling mengetahui gaji rekan kerja dapat menimbulkan kondisi kerja yang kurang sehat. 

Terutama jika ada yang memiliki posisi dan tanggung jawab sama diberikan gaji yang lebih besar. Hindari membahas soal jumlah gaji untuk menghindari hal tersebut.

5. Tidak ada rencana keuangan yang dibuat

Jika tidak memikirkan untuk apa saja uang dikeluarkan, maka kemungkinan besar gaji bisa habis lebih dulu sebelum memasuki tanggal gajian berikutnya.
 
Buatlah bujet sederhana untuk memperkirakan bagaimana akan menggunakan gaji tersebut. Pastikan bijaksana dalam mengelola gaji pertama agar kesalahan yang ada tidak terbawa saat menerima gaji berikutnya.

(mus)