Perbankan Nasional Waspadai Kasus Deutsche Bank

Kantor Pusat Deutsche Bank di Frankfurt, Jerman
Sumber :
  • REUTERS/Ralph Orlowski/

VIVA.co.id – Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Haru Koesmahargyo, mengimbau agar perbankan nasional mewaspadai dan mempersiapkan diri terhadap dampak krisis Deutsche Bank. Sebab, nasib bank terbesar di Jerman itu diperkirakan akan berdampak sistemik.

Haru menjelaskan, krisis Deutsche Bank itu mengingatkan pada krisis yang terjadi pada tahun 2008 silam. Seperti diketahui bank asal Jerman itu tersangkut gugatan denda sebesar US$14 miliar atau Rp181,6 triliun oleh Pengadilan Federal Amerika Serikat. Jika denda itu dikenakan maka akan memicu krisis perbankan secara masif.

“Kabar dari Deutsche Bank harus kita waspadai, karena pengaruhnya sedikit atau banyak akan sampai ke  Indonesia,” ujarnya di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2016.

Diutarakannya, Dana Moneter Internasional mengkategorikan bank itu sebagai bank paling berisiko di dunia dan memberikan dampak sistemik ke dalam sistem keuangan global.

Sebelumnya, Managing Direktur Chief Country Officer Deutsche Bank di Indonesia, Kunardy Lie, mengklaim, kondisi keuangan kantor pusatnya sangat kuat sehingga dampak isu tersebut tidak terasa pada  cabang di Indonesia.

Menurut Kunardy persoalan yang  menimpa Deutsche Bank merupakan fenomena siklus ekonomi pada umumnya, dan akan segera terselesaikan. Ia menyatakan kantor pusat tengah melakukan negosiasi kepada penuntut terkait denda yang akan dikenakan.