Telkomsel Uji Coba Narrowband untuk IoT

Internet of Things
Sumber :
  • enterpriseCIOforum

VIVA.co.id – Tren internet of things (IoT) tidak lagi bisa dihindari. Dalam waktu dekat, semua perangkat akan terhubung sehingga operator telekomunikasi merasa harus terlibat dalam pengembangannya.

Salah satu operator, yang telah bersiap adalah Telkomsel. Operator incumbent di Indonesia itu mengklaim telah melakukan uji coba teknologi NB-IoT (Narrowband Internet of Things) di jaringan 4G yang dianggap bisa diandalkan dalam pembentukan ekosistem IoT

Direktur Network Telkomsel Sukardi Silalahi mengungkap jika dalam dunia IoT, jaringan dibutuhkan untuk mendukung miliaran mesin yang dioperasikan secara remote untuk merekam dan menerjemahkan data. Semua digunakan untuk berbagai industri seperti fleet management and tracking dalam bidang logistik, smart agriculture dalam bidang pertanian, control mesin jarak jauh dalam industri manufaktur dan aplikasi kehidupan lainnya seperti smart building (rumah cerdas), smart metering (meteran cerdas), remote healthcare (pemeriksaan kesehatan jarak jauh), traffic safety and control pada kendaraan.

"Jaringan NB-IoT memungkinkan jangkauan penetrasi indoor sangat dalam (deep indoor coverage) dan dengan kemampuan konsumsi daya sangat rendah dari perangkat-perangkat (device) IoT memungkinkan perangkat beroperasi hingga 10 tahun tanpa pengisian daya ulang (recharge)," tutur Sukardi, dalam keterangannya, Rabu, 21 Desember 2016.

Untuk uji coba ini, Telkomsel bekerja sama dengan Nokia mensimulasikan layanan telemetri untuk pemantauan lingkungan. Dalam hal ini, informasi mengenai temperatur, kelembaban, dan tekanan udara dikirim melalui sensor yang terhubung ke jaringan dengan konektivitas NB-IoT. Uji coba dilakukan menggunakan metode in Band Frequency 200 KHz pada frekuensi 1800MHz.

“Uji coba ini menunjukkan bagaimana NB-IoT dapat digunakan untuk menghubungkan jutaan sensor yang mendukung produktivitas bisnis, kualitas hidup dan mampu mempercepat proses terwujudnya Smart City di berbagai kota di Indonesia,” jelas Sukardi.