Motif Rumah Adat Gayo dalam Koleksi Busana Muslimah

Koleksi busana muslimah Fitri Aulia
Sumber :
  • instagram.com/fitriaulia

VIVA.co.id – Dua desainer yang baru saja menjadi anggota Indonesia Fashion Chamber (IFC) memamerkan karya mereka dalam ajang January Boarding Meeting 2017 di Bandung, Jawa Barat. Koleksi yang ditampilkan terinspirasi warisan budaya.

Desainer muda asal Nanggroe Aceh Darussalam, Fitri Aulia menampilkan koleksi yang terinspirasi rumah adat gayo. Koleksi yang dinamai Fitri Aulia tersebut seluruhnya adalah ready to wear.  

"Pada koleksi ini saya sebenarnya terinspirasi dari rumah-rumah gayo yang ada di Aceh yang pernah saya kunjungi. Kebetulan untuk koleksi Fitri Aulia ini lebih menyasar ke Aceh, karena saya pun orang Aceh," ujarnya kepada VIVA.co.id di kawasan Bandung, Jawa Barat, Rabu, 11 Januari 2017.

Dia menambahkan bahwa rumah adat gayo memiliki arsitektur khas, sehingga dia mencoba mengaplikasikan motif rumah adat gayo pada karyanya. Sedikitnya ada delapan dari 20 koleksi yang ditampilkan dalam show inagurasi anggota baru IFC.

Seluruh koleksi yang membutuhkan waktu penyelesaian selama enam bulan itu menampilkan gaya feminin dan elegan. Sementara itu, untuk siluetnya lebih bermain di A-line dan sirkuler atau flare yang dituangkan dalam abaya.

Desainer lain yang juga terinspirasi warisan budaya adalah Hendri Budiman. Desainer asal Yogyakarta, yang juga baru bergabung dengan IFC ini menampilkan koleksi Well Dot.

Koleksi tersebut memadupadankan batik klasik dan motif polkadot yang menjadi DNA-nya. Koleksi ready to wear sekitar delapan ini hanya membutuhkan proses kreatif selama satu bulan.

Hendri yang sekaligus pemilik label 3 Ratu ini menambahkan bahwa koleksinya menggunakan bahan linen, sifon, dan organdi. Untuk warnanya, dia memilih broken white, dusty pink, biru keabuan, cokelat, dan hitam.

Sementara itu, untuk potongan koleksinya, seperti kemeja, celana panjang, gaun, top, blazer, dan rok. Seluruh tampilannya menciptakan beberapa gaya, seperti boho, sporty, dan elegan. Tidak hanya busana, Hendri juga menciptakan beberapa aksesori, seperti tas dan sepatu.