Ketahui Sederet Pemicu Kerontokan Rambut

Ilustrasi wanita.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Rambut indah dan tebal merupakan dambaan banyak orang. Namun, jika tiba-tiba Anda mendapati tidak hanya rambut di kepala yang rontok, tapi juga di tubuh lainnya maka ada beberapa masalah mendasar yang menyebabkannya.

Berikut ini beberapa pemicu rambut rontok yang perlu Anda ketahui, seperti dikutip dari laman Prevention.

Stres berat

Terkadang, seseorang yang mengalami penurunan berat badan secara drastis akibat stres bisa menjadi penyebab kerontokkan rambut di kepala dan tubuh. Selain itu, trauma akibat operasi besar atau melahirkan juga dapat menyebabkan hal yang sama.

Kadar estrogen rendah

Selama hamil, kadar estrogen meningkat dan membuat pertumbuhan rambut pada wanita semakin banyak. Namun setelah melahirkan, hormon ini menurun sehingga menyebabkan rambut rontok. Hormon estrogen juga menurun saat wanita menopause.

Kadar androgen tinggi

Pada sebagian besar wanita, rambut yang rontok dapat diakibatkan oleh tingginya hormon androgen. Pemicu hal ini biasanya karena faktor kista ovarium, kehamilan ataupun menopause.

Pola makan

Jika hormon Anda sudah seimbang, namun masih mengalami kerontokan rambut, bisa jadi itu akibat kekurangan gizi. Ferritin yang merupakan protein penyimpan besi adalah mineral yang penting dalam proses pertumbuhan rambut.

Jika tingkat mineral tersebut rendah, membuat sistem tiroid tidak berfungsi baik sehingga memicu kerontokkan rambut. Bila kadar ferritin rendah, Anda perlu mengonsumsi suplemen zat besi, sedikitnya selama sebulan.

Masalah kulit

Berbagai kondisi dermatologis dapat menyebabkan masalah rambut rontok, termasuk rambut di kepala Anda. Misalnya, penyakit seperti alopecia areata, penyakit autoimun yang dapat menyerang folikel rambut.

Bertambah tua

Ketika usia Anda bertambah tua maka akan menyebabkan kerontokan rambut di kepala dan juga tubuh Anda. Jika rambut ibu atau nenek Anda menipis saat menua, kemungkinan Anda juga akan mengalami hal yang sama saat tua. (ms)