Program Rumah Agus–Sylvi Bakal Dongkrak Ekonomi
- VIVA.co.id / Anwar Sadat
Menanggapi program AHY-Sylvi tersebut, Chandra Rambey, Wakil Ketua Kompartemen Hubungan Antar Lembaga BUMN Kadin Indonesia mengatakan, program pembangunan ekonomi, terutama di bidang perumahan yang disampaikan AHY cukup menjanjikan.
Apalagi, dalam berbagai kesempatan, AHY dengan tegas akan membangun 700 tower rusunami yang diperkirakan akan mampu membangkitkan ekonomi hingga Rp900 triliun, melalui skema PPP, sekaligus sebagai upaya mengatasi backlog perumahan di Jakarta yang cukup besar.
“Program yang sangat berani dan pemikiran yang cerdas, orisinil, dari seorang calon pemimpin ibu kota. Saya sebagai warga Jakarta, yang juga pelaku bisnis senang dan mengapresiasi program perumahan yang diusung AHY tersebut. Semoga program ini benar-benar bisa dijalankan, dan merubah wajah Jakarta lebih baik lagi,” kata Chandra.
Hanya saja, menurut Chandra, AHY – Sylvi harus ingat bahwa program sebagus ini bisa kandas di lapangan bila tidak melibatkan pelaku ekonomi yang kompeten di bidangnya. “Artinya, kalau program ini ingin sukses pelaksanaannya, libatkan anggota Kadin dan asosiasi profesional yang dinaungi Kadin Indonesia,” tegasnya.
Direktur Utama PT Provalindo Nusa, Perusahaan yang bergerak di bidang Konsultan Properti ini juga menambahkan, saat ini, sangat dibutuhkan pemimpin yang fokus dan serius dalam mengatasi persoalan perumahan di DKI Jakarta yang semakin pelik.
“Saya sangat meyakini program Rumah Rakyat pasangan AHY-Sylvi ini, merupakan jawaban dan solusi untuk warga Jakarta dalam memecahkan masalah penataan kota ini," ujarnya.